Berita

Luna Maya dan Cut Tari

Blitz

Hore... Luna-Tari Bebas

Terkait Video Mesum
SABTU, 30 APRIL 2011 | 06:40 WIB

RMOL. Luna Maya dan Cut Tari bisa bernafas lega. Polri memastikan keduanya bebas dari jeratan pidana terkait video porno.

Setelah melakukan penye­lidikan, polisi memastikan kasus Luna dan Cut Tari tak bisa disamakan dengan Naz­riel Irham alias Ariel.

Keduanya dianggap tidak bersalah dalam kasus video porno yang sempat meng­he­bohkan jagat hiburan pada pertengahan 2010 lalu.


“Mereka nggak bisa dike­nain (pidana). Dalam penye­lidikan kita, ahli-ahli me­nya­takan mereka nggak bisa dijerat,” kata Kabareskrim Kom­jen Pol Ito Sumardi, kemarin.

Ito menjelaskan, selama ini Ariel dijerat pidana karena terbukti lalai menjaga video­nya sehingga tersebar luas ke masyarakat. Sementara Luna Maya dan Cut Tari tidak ikut dalam penyebaran.

“Sekarang yang terbukti sama Ariel apa? Penye­baran­nya. Keduanya kan nggak ikut dan nggak tahu. Cu­ma ikut di dalam (vi­deo) saja,” imbuh­nya.

Ito juga menga­ta­kan, status Luna dan Cut Tari masih sebagai saksi dalam kasus video mesum. Karena itu, Polri tidak akan menerbitkan Surat Penghentian Penyi­dikan Perkara (SP3) un­tuk Luna Maya dan Cut Tari?

“Nggak perlu. Me­re­ka kan statusnya masih saksi. Belum tersangka mereka,”  tegas bekas Kapol­da Riau ini.

Di­hubungi terpisah, kuasa hukum Luna Maya, Taufik Basari mengaku baru tahu kalau kasus Luna Maya dihentikan oleh kepo­lisian saat dihubungi Rakyat Merdeka. Tapi Taufik bersyu­kur kalau memang kliennya dianggap tidak bersalah.

“Karena itu sesuai dengan harapan kita. Dari awal kita memang sudah meyakini bahwa kasus tersebut tidak layak untuk dipidanakan,” kata Taufik Basari,  kemarin.

Tahu Luna Maya dan Cut Tari dilepas, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shibab kecewa berat. Dia menuduh penyelidik kepo­lisian tak becus menangani kasus Luna Maya dan Cut Tari.

Dijelaskan Habib, saat itu Ariel hampir dilepas polisi kalau FPI tidak mendesak segera membawa ke penga­dilan. “Akhirnya, Ariel dinya­­takan bersalah kan. Harusnya Cut Tari dan Luna juga dihu­kum. Masa jantan­nya dihu­kum, betinanya dilepas,” kata Habib Rizieq saat dihubungi Rakyat Mer­deka, kemarin

Senada dengan Habib Ri­zieq, Ketua LSM Hajar yang sempat melaporkan Luna dan Cut Tari menyayangkan polisi melepas pasangan Ariel di video mesum itu. Sebab, kata­nya, di persidangan Ariel, ha­kim sudah memastikan Luna dan Cut Tari memang terlibat dalam film.

“Kita dibohongi polisi. Dulu katanya kasusnya sedang diproses. Kok sekarang malah dilepas. Jangan salahkan kalau nanti ada pengadilan rakyat anti maksiat untuk meng­hukum Luna dan Cut Tari,” pungkas Farhat.   [RM]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya