Berita

ilustrasi

GEREJA DIMOLOTOV

Gawat, Massa Ancam Bikin Temanggung Kedua!

JUMAT, 29 APRIL 2011 | 12:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Ternyata teror terhadap Gereja Pantekosta GPdI di Pangukan, Sleman, Yogyakarta, tidak hanya terjadi dinihari tadi.

"Gangguan pertama adalah peristiwa pada 16 Februari lalu dimana saya dipaksa menandatangani penutupan gereja," ungkap pemimpin jemaat gereja, Pendeta Nico Lomboan, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 29/4).

Saat itu, lanjut Nico, ia dipaksa menekan surat itu oleh massa di kantor DPRD Sleman. Bahkan, ia mengaku anggota DPRD Sleman ikut-ikutan menekannya untuk menyetujui penutupan gereja. Ancaman membuat rusuh Sleman bak tragedi pembakaran gereja di Temanggung juga sempat diutarakan.


"Saat itu saya dihadapkan pada massa dan dipaksa menandatangani, kalau tidak saya dibunuh atau dijadikan Temanggung kedua," aku Nico.
 
Nico tidak mengerti mengapa tiba-tiba massa meminta gereja ditutup padahal gereja sudah berdiri kurang lebih selama 21 tahun dan memliki 120 jemaat. Surat-surat izin mendirikan gereja lengkap dan selama 21 tahun tidak pernah ada persoalan dengan masyarakat setempat.

"Saya tidak tahu jelas alasannya. Surat-surat komplit semua. Tapi Pak Lurah sempat bilang ke saya persoalannya hanya soal iri hati, saya tidak tahu maksudnya apa," jelas Pendeta.

Tapi, dari berbagai informasi yang diterimanya dari masyarakat, Pendeta Nico menduga, tuntutan massa menutup gereja diprovokasi oleh salah seorang tokoh agama setempat.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya