ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Ternyata teror terhadap Gereja Pantekosta GPdI di Pangukan, Sleman, Yogyakarta, tidak hanya terjadi dinihari tadi.
"Gangguan pertama adalah peristiwa pada 16 Februari lalu dimana saya dipaksa menandatangani penutupan gereja," ungkap pemimpin jemaat gereja, Pendeta Nico Lomboan, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 29/4).
Saat itu, lanjut Nico, ia dipaksa menekan surat itu oleh massa di kantor DPRD Sleman. Bahkan, ia mengaku anggota DPRD Sleman ikut-ikutan menekannya untuk menyetujui penutupan gereja. Ancaman membuat rusuh Sleman bak tragedi pembakaran gereja di Temanggung juga sempat diutarakan.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Kamis, 17 September 2026 | 21:47
Kamis, 17 September 2026 | 21:17
Kamis, 17 September 2026 | 21:15
Kamis, 17 September 2026 | 20:53
Kamis, 17 September 2026 | 20:41
Kamis, 17 September 2026 | 20:21
Kamis, 17 September 2026 | 20:04
Kamis, 17 September 2026 | 19:44
Kamis, 17 September 2026 | 19:44
Kamis, 17 September 2026 | 19:38