Berita

George Toisutta

Olahraga

Pemilik Suara PSSI Ngotot Calonkan GT Dan AP

Biarpun Dilarang FIFA
JUMAT, 22 APRIL 2011 | 01:23 WIB

RMOL. Kubu calon ketua umum PSSI George Toisutta (GT) dan Arifin Panigoro (AP) mengklaim telah mendapat dukungan sebanyak 90 suara dari 101 pemilik suara di PSSI. Dari jumlah itu, seba­nyak 72 suara sah telah resmi di­daftarkan ke PSSI.

Atas fakta ini, mereka pun me­minta agar FIFA agar meng­hor­mati suara mayoritas pemilik suara. Halim Mahfudz, Humas Tim Sukses George-Arifin kepa­da wartawan di FX, Komplek Ge­lora Bung Karno, Senayan, Ja­karta, kemarin menegaskan, bah­wa fakta ini bukanlah rekayasa.

Itu menjadi bukti mayoritas pemilik suara PSSI mengingin­kan George sebagai ketua umum. Ia juga mengecam kabar FIFA tetap menolak pencalonan empat orang yang dulu pernah ditolak Komisi Banding yaitu George, Arifin, Nirwan Bakrie dan Nurdin Halid.


“Tolong FIFA jangan hanya mendengarkan laporan dari pi­hak PSSI. Lihatlah fakta sebe­narnya di sini. Pasal apa yang me­larang orang mencalonkan diri sebagai ketua umum, kecuali orang yang pernah terkena kasus pidana? Jadi apa salah George sehingga dilarang mencalonkan diri? FIFA bukanlah lembaga yudikatif sehingga FIFA dilarang melarang tanpa alasan yang je­las. Kami perlu tegaskan bah­wa kedaulatan PSSI ada di tangan pemilik suara,” papar Halim.

Sebagai kesiapan pasangan George dan Arifin, pada kesem­pat­an itu diumumkan kesiapan ke­dua figur itu untuk melakukan pembaruan di tubuh PSSI.

“George dan Arifin meng­umum­kan beliau berdua siap me­ngemban tugas melakukan per­ubahan besar dalam orga­nisasi PSSI demi terwujudkan sepak­bola profesional dan bermartabat demi nama baik bangsa dan ne­gara,” imbuh Halim.

Selain banyaknya dukungan, lanjut Halim, pasangan ini juga telah memiliki konsep dasar un­tuk memajukan sepakbola Indo­nesia melalui lima pilar yaitu pembaruan organisasi, perbaikan sistem kompetisi, pembinaan usia dini, penerapan sport scien­ce untuk meningkatkan penam­pilan individu serta tim nasional yang berkualitas.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya