Berita

Fer­nando Alonso

Olahraga

Formula 1

Kuda Jingkrak Masih Merangkak

KAMIS, 21 APRIL 2011 | 01:50 WIB

RMOL.Belum okenya performa tim Ferrari di awal musim ini tidak hanya dikeluhkan para pebalap. Presiden Ferrari Luca di Montezemolo harus turun tangan untuk meningkatkan kecepatan F150.

Montezemolo mengaku kecewa karena performa Ferrari belum maksimal. Dia langsung menginstruksikan pada tim me­kanik Ferrari untuk bekerja lebih keras lagi demi bertarung di­ba­risan terdepan musim ini.

“Ini tidak bisa dan tak boleh ter­jadi di level tim ini. Ini mo­men yang sangat sulit. Saya ber­harap insinyur kami bekerja de­ngan determinasi dan tahu harus berbuat apa, untuk mele­pas­kan kapasitas maksimal Ferrari demi meningkatkan per­forma mobil dalam waktu sing­kat,” kata Montezemolo seperti di­kutip Autosport.

Tim Kuda Jingkrak, julukan Ferrari belum menunjukkan se­bagai tim tangguh. Ferrari belum pernah naik podium di tiga seri terakhir. Di GP China akhir pe­kan lalu, dua pebalapnya Fer­nando Alonso dan Felipe Massa harus puas di posisi enam dan tujuh.

Penampilan terbaiknya, finis di posisi keempat di seri pem­bu­ka GP Australia. Tidak heran ka­lau Alonso dan Massa menge­luhkan dan kecewa atas kec­e­patan mobilnya.

Montezemolo menyatakan masih ada tiga pekan untuk melakukan perubahan signifikan sebelum berlaga di GP Turki 8 Mei mendatang. “Ferrari akan punya banyak waktu mem­per­siapkan mobilnya. Saya ingin Ferrari berada di level yang kami dan fans inginkan,” tutupnya.

Sementara itu, Team Principal Ferrari, Stefano Domenicali me­ngungkapkan kalau timnya ti­dak mungkin melakukan peru­bahan dalam waktu dekat. Pasalnya butuh waktu panjang membuat mobil kompetitif.

“Keterampilan pebalap dibalik kemudi memang sangat penting agar bisa menang. Tapi lebih pen­­ting lagi memiliki mobil yang kompetitif,” kata Do­me­nicali.

“Tak heran musim ini Fernado Alonso tidak mampu tampil maksimal, karena masih ada masalah di mobil,” sambungnya.

Kepala tim mekanik Alonso, Flavio Briatore menegaskan, se­baik­nya Ferrari tidak usah me­mi­kirkan untuk mengejar ke­tinggalan dari Red Bull. Tapi harus lebih fokus untuk bisa naik podium ke tiga.

“Tak mungkin mengejar Red Bull. Ferrari harus berjuang untuk mendapatkan posisi ketiga musim ini,” tambah Briatore.

“Perbedaan Ferrari dan Red Bull cukup besar dan saya pikir Red Bull tak akan membuat kesalahan yang sama seperti tahun lalu. Dalam enam atau tujuh balapan lagi, mereka akan hampir menjadi juara dunia,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Briatore me­nye­but kalau Ferrari ke depan­nya akan menghadapi periode yang sulit. Keberadaan Adrian Newey (insinyur dan ahli aerodinamika Red Bull) menjadi perbedaan besar antara kedua tim.

“Ferrari kurang kreatifitas. Mereka punya potensi, sumber uang dan perlengkapan. Jelas sekali kalau mereka akan me­lewati periode yang sulit dan me­reka harus menemukan so­lu­sinya, terutama pada aspek aero­dinamis,” katanya. [RM]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya