Berita

Olahraga

Satlak Prima Tunjuk Coach RD

Bursa Pelatih Timnas U-23
RABU, 20 APRIL 2011 | 04:06 WIB

RMOL. Pelatih Persebaya 1927 Aji San­toso batal menangani tim nasional Indonesia U-23 yang akan dipersiapkan untuk ajang SEA Games 2011. Satuan Pe­laksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) memutus­kan untuk memilih pelatih Per­sija Rahmad Darmawan.

Saat ini, Aji masih terikat kon­trak tiga tahun dengan Per­sebaya 1927. Itu artinya, Aji bakal me­nukangi Andik Vermansyah dan kawan-kawan hingga 2013. Mengenai nilai kontrak, CEO Persebaya, Llano Mahardhika eng­gan menyebut. Tapi kabar yang berembus, kontrak Aji bersama Persebaya menembus angka Rp 2 miliar.

Sekadar diketahui, Aji dan Coach RD, julukan Rah­mad meru­pakan dua kan­didat pelatih timnas U-23. Ke­dua­nya dipang­gil tim Satlak Pri­ma untuk me­ma­parkan program pada hari Kamis (14/4) lalu.


“Dari dua kandidat, Satlak me­mi­lih Rahmad,” kata Deputi Tim­nas Bidang Teknik Iman Arif.

 Kepada Satlak, Rahmad me­ngaku masih menunggu izin dari manajemen Persija. Soal­nya, Rahmad terikat kontrak de­ngan klub asal ibukota tersebut.

“Secara pribadi, Rahmad sudah setuju. Dia bahkan sudah memiliki beberapa nama yang akan dipanggil ikut seleksi,” pa­parnya.

Sementara itu, Perayaan ulang­tahun ke 81 PSSI, kemarin, ber­lang­sung sederhana. Acara di­gelar di Kantor PSSI, Kom­pleks Sta­­dion Utama Ge­lora Bung Kar­no, Senayan Jakarta hanya di­hadiri  pegawai internal PSSI dan anggota Komite Nor­malisasi.

Sedangkan pengurus teras PSSI periode 2007-2011 tidak ada yang hadir.

Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar juga tidak ter­lihat. Bekas ketua umum PSSI itu absen karena sedang me­ne­mui pejabat FIFA di di Zurich, Swiss.

PSSI dibentuk di Yogyakarta, 19 April 1930. Semula organisasi tersebut dikenal dengan nama Persatuan Olahraga Sepak Raga Indonesia, didirikan oleh Soe­ratin Sosrosoegondo yang kemu­dian menjadi Ketua Umum PSSI pertama.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya