Chris John dan Daud Yordan
RMOL. Petinju asal Kalimantan Barat Daud ‘Cino’ Yordan mengaku belum puas setelah gagal merebut gelar juara kelas bulu WBA dari tangan Chris John pada hari Minggu (17/4) kemarin. Si Batu, julukan Daud meminta tanding ulang atau rematch.
“Saya belum puas atas pertandingan tadi, saya ingin tanding ulang lagi lawan Chris John kalau meÂmungÂkinÂkan,†kata Daud seusai perÂtarungan.
Menurutnya, pertarungannya meÂlawan juara bertahan Chris John beÂlum maksimal dan dirinya tidak menÂduga pertarungannya kurang greget.
“Pertarungan tadi di luar dugaan saya, saya pikir pertarungan akan berÂlangsung frontal tapi ternyata tidak, dan itu yang membuat saya belum puas,†kata petinju berusia 24 tahun itu.
Dalam pertarungan 12 ronde terÂseÂbut,
The Dragon berhasil memperÂtaÂhankan gelar untuk ke-14 kalinya seÂtelah menang mutlak dengan skor 116-112, 116-112, 117-111.
Tak puas dengan hasil pertanÂdingan, Daud menegaskan dirinya siap menjalani pertandingan ulang melawan Chris John. “Saya memang tidak memperhatikan nilai akhir, namun jika kembali mendapat kesemÂpatan saya siap melakukan tarung ulang melawan dia†tegas Daud yang mukanya mengalami banyak lebam.
Meski demikian, dia mengakui bahwa lawannya masih lebih baik dibanding dirinya. “Chris John punya pengalaman lebih dibanding saya dan juga taktik dia bertarung cukup bagus sehingga sulit bagi saya untuk menÂjatuhkannya,†katanya.
Sementara itu sang juara bertahan Chris John mengatakan, cukup puas dengan pertarunganya melawan Daud Yordan dan tidak ingin melakukan pertarungan ulang melawan sang peÂnantang yang telah dikalahkanya itu.
“Saya puas dengan hasil perÂtarungan tadi, dan saya tidak ingin melaÂkukan pertarungan ulang mesÂkipun dia (Daud) meminta itu,†kata petinju yang mencatat rekor 45 kali menang (22 KO) dan dua kali seri tanpa kalah itu.
Sedangkan dengan kekaÂlahanÂnya itu, kini rekor Daud Yordan merosot menÂjadi 27 menang (21 KO) dan kalah dua kali.
Pelatih Chris John, Craig Christian memuji perÂÂforma Daud. MeÂnurutÂnya, peÂtinju peringkat lima WBA itu bisa menjadi next Manny ‘PacÂman’ Pacquiao. “Dia peÂÂtinju yang berbakat. UmurÂnya masih 23 tahun dan dia mempunyai puÂÂkulan dan teknik yang bagus. Saya rasa dia bisa menjadi next Pacquiao,†puji ChrisÂtian.
“Namun ada satu kekurangan dari Daud, dia sering tidak punya rencana ketika berada di atas ring. Itu harus diperbaiki,†sarannya.
Soal duel Chris John selanjutnya, kata Christian, anak didiknya meneÂgasÂÂkan siap menjalani pertarungan
manÂdatory melawan Yuriorkis GamÂboa. Kapan pertarungan itu akan diÂlangÂsungkan, dia belum meÂngeÂtaÂhuinya.
“Kami siap jika Gamboa ingin meÂlawan kami. Namun kami ingin dia daÂtang ke Indonesia karena kami adaÂlah pemilik titel SuperchamÂpionship dan ia harus merebutnya dari kami,†tambahnya.
Seperti diketahui sebelumnya, perÂtarungan berstatus mandatory fight antara Chris lawan Gamboa sudah diÂminta WBA pada September 2010. NaÂmun, karena Chris John meÂngaÂlami cedera rusuk, laga itu pun diÂtunda.
Chris John pun mengalihkan lawan dengan menerima tantangan petinju ArÂgentina Fernando Saucedo pada DeÂsember 2010 lalu, yang akhirnya kemÂbali dimenangkan Chris John.
[RM]