Mario Balotelli
Mario Balotelli
RMOL.Tersingkirnya Manchester United di ajang Piala FA oleh riÂval sekota Manchester City diÂwarÂnai dengan keributan pemain keÂdua kubu usai pertandingan. StriÂker bengal Mario Balotelli menÂjadi penyebab keributan tersebut.
United harus mengubur mimpi meraih gelar treble musim ini seÂtelah ditaklukkan sang rival seÂkota The Citizen di semifinal PiaÂla FA, Sabtu kemarin. Yaya TouÂre menjadi pahlawan City leÂwat gol semata wayangnya di menit 52 setelah memanfaatkan blunder pemain Setan Merah. Tak hanya kalah, United juga haÂrus kehilangan Paul Scholes yang dikartu merah wasit akibat tak sengaja menendang Pablo Zabaleta di menit 72.
Lolosnya City ke final FA unÂtuk pertama kalinya sejak 1981 diÂrayakan secara kontroversial oleh Balotelli. Seusai wasit meÂniup peluit tanda pertandingan berÂakhir, striker Italia itu melaÂkukan selebrasi kemenangan deÂngan melangkah menuju ke triÂbun fans United dengan menunÂjukkan logo klub Manchester CiÂty di jerseynya.
Selebrasi tersebut langsung memicu emosi dua punggawa Setan Merah, Anderson dan Rio Ferdinand. Anderson langsung mendorong Balotelli dengan peÂnuh amarah dan kemudian FerÂdiÂnand ikut bergabung dan memÂprotes selebrasi pemain berjuluk Super Mario tersebut. Hingga akÂhirnya kemudian pelatih RoÂberto Mancini dan beberapa staf melerai pemain-pemain yang berÂsitegang tersebut.
Berbicara dalam jumpa pers setelah pertandingan, Mancini saÂdar telah terjadi insiden. NaÂmun, ia tidak melihat apa yang dilakukan salah satu penyerang andalannya itu. “Setiap waktu Balotelli melakukan kesalahan, tetapi saya masih bersabar. Saya tidak melihat apa yang terjadi sehingga sulit mengatakannya,†jelas Mancini.
Ketika dijelaskan mengenai detil kejadiannya, Mancio justru meÂnanggapinya dengan candaÂan. “Apakah kita bisa membawa dia (Balotelli) ke penjara? MingÂgu depan kita bisa membawanya ke penjara,†selorohnya.
Sementara itu, kiper United, Edwin Van Der Sar menyindir seÂlebrasi Balotelli. Menurutnya, di Italia mungkin selebrasi keÂmeÂnangan memang seperti yang dilakukan Balotelli.
“Saya pikir, dia salah tempat untuk berterima kasih kepada pendukungnya. Mungkin di Italia, mereka melakukannya secara berbeda,†jelas Van der Sar. [RM]
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12
UPDATE
Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20
Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19
Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17
Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09
Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02
Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00
Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45
Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40
Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27
Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18