Berita

Mario Balotelli

Olahraga

Selebrasi Balotelli Sulut Emosi MU

SENIN, 18 APRIL 2011 | 00:18 WIB

RMOL.Tersingkirnya Manchester United di ajang Piala FA oleh ri­val sekota Manchester City di­war­nai dengan keributan pemain ke­dua kubu usai pertandingan. Stri­ker bengal Mario Balotelli men­jadi penyebab keributan tersebut.

United harus mengubur mimpi meraih gelar treble musim ini se­telah ditaklukkan sang rival se­kota The Citizen di semifinal Pia­la FA, Sabtu kemarin. Yaya Tou­re menjadi pahlawan City le­wat gol semata wayangnya di menit 52 setelah memanfaatkan blunder pemain Setan Merah. Tak hanya kalah, United juga ha­rus kehilangan Paul Scholes yang dikartu merah wasit akibat tak sengaja menendang Pablo Zabaleta di menit 72.

Lolosnya City ke final FA un­tuk pertama kalinya sejak 1981 di­rayakan secara kontroversial oleh Balotelli. Seusai wasit me­niup peluit tanda pertandingan ber­akhir, striker Italia itu mela­kukan selebrasi kemenangan de­ngan melangkah menuju ke tri­bun fans United dengan menun­jukkan logo klub Manchester Ci­ty di jerseynya.

Selebrasi tersebut langsung memicu emosi dua punggawa Setan Merah, Anderson dan Rio Ferdinand. Anderson langsung mendorong Balotelli dengan pe­nuh amarah dan kemudian Fer­di­nand ikut bergabung dan mem­protes selebrasi pemain berjuluk Super Mario tersebut. Hingga ak­hirnya kemudian pelatih Ro­berto Mancini dan beberapa staf melerai pemain-pemain yang ber­sitegang tersebut.

Berbicara dalam jumpa pers setelah pertandingan, Mancini sa­dar telah terjadi insiden. Na­mun, ia tidak melihat apa yang dilakukan salah satu penyerang andalannya itu. “Setiap waktu Balotelli melakukan kesalahan, tetapi saya masih bersabar. Saya tidak melihat apa yang terjadi sehingga sulit mengatakannya,” jelas Mancini.

Ketika dijelaskan mengenai detil kejadiannya, Mancio justru me­nanggapinya dengan canda­an. “Apakah kita bisa membawa dia (Balotelli) ke penjara? Ming­gu depan kita bisa membawanya ke penjara,” selorohnya.

Sementara itu, kiper United, Edwin Van Der Sar menyindir se­lebrasi Balotelli. Menurutnya, di Italia mungkin selebrasi ke­me­nangan memang seperti yang dilakukan Balotelli.

“Saya pikir, dia salah tempat untuk berterima kasih kepada pendukungnya. Mungkin di Italia, mereka melakukannya secara berbeda,” jelas Van der Sar. [RM]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya