Berita

Kobe Bryant

Olahraga

Ngatain Wasit Homo, Bryant Didenda Rp 865 Juta

JUMAT, 15 APRIL 2011 | 01:40 WIB



Kemenangan LA Lakers atas San Antonio Spurs ter­coreng gara-gara ulah sang bin­tang, Kobe Bryant. Peraih lima cincin NBA itu didenda  100 ribu dolar (Rp 865 juta) oleh otoritas NBA lantaran menghina wasit.

Seperti dikutip ESPN, Bryant dianggap melakukan technical foul di kuarter ketiga. Lalu, dia menuju tempat duduknya sambil melem­par handuk. Karena tidak bisa me­ngen­dalikan emosinya, pe­ma­in ber­usia 32 tahun itu kecewa kepada wasit Bennie Adams sambil ber­teriak ‘faggot’ (homo).


Insiden tersebut terekam ka­mera televisi yang menayangkan pertandingan. NBA pun turun tangan dan menjatuhkan sanksi senilai 100 ribu dolar AS (setara Rp 865 juta) karena tin­dakan Bryant dianggap menye­rang dan tidak bisa dimaafkan.

“Komentar Kobe Bryant saat pertandingan itu sangat menye­rang dan itu tidak bisa diterima,” kata komisioner NBA, David Stern seperti ditulis Yahoosport.

“Saya memang menyadari sepenuhnya basket adalah per­mainan yang penuh emosional, tapi itu tidak bisa ditoleransi. Dan saya memberinya denda USD 100 ribu,” tambahnya.

Seharusnya se­mua pemain, lanjut David, mengetahui  aturan NBA: jika berkomentar yang menghina, itu tidak diterima dan tidak diperbolehkan dalam pertandingan.

Akibat ulahnya, Bryant juga mendapat kecaman dari sejum­lah aktivis hak asasi manusia yang membela hak-hak kelom­pok gay dan lesbian di Amerika Serikat. Mereka mendesak pe­main bernomor punggung 24 itu meminta maaf.

Sementara itu, Bryant meng­aku dirinya tidak bermaksud meng­hina siapa pun, termasuk wasit. “Apa yang saya ucapkan tadi malam jangan diterjemah­kan secara mentah. Aksi saya itu merupakan rasa frustrasi. Kata itu tidak mengekspresikan pera­saan saya terhadap komunitas gay dan lesbian,” kilah Bryant.

Meski demikian, Branyt tetap mengakui kesalahannya dan me­minta para pemain tidak mengi­kuti je­jak­nya. “Komentar yang saya buat memang sebuah kesala­han, yang penting saya mengakui­nya. Tapi itu jangan kalian ikuti “ te­gas peraih MVP 2008 itu.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya