ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Pemerintah sangat lambat dalam menyikapi pembajakan terhadap kapal milik PT Samudera Indonesia yang sudah berjalan hampir satu bulan.
"Bahkan, pemerintah cenderung pasif," ujar Mayjen (Purn) TB Hasanuddin kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu petang (13/4).
Menurut TB, pada kasus-kasus pembajakan demikian, sedianya ada empat alternatif yang dapat dilakukan dalam upaya pembebasan sandera. Pertama, melalukan negosiasi langsung oleh perusahaan dengan perompak terkait nilai uang tebusan. Kedua, kerjasama dengan pemerintah setempat. Ketiga, melalui tokoh sebagai mediator. Dan keempat, melalui upaya paksa dengan pengerahan pasukan komando.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Kamis, 17 September 2026 | 21:47
Kamis, 17 September 2026 | 21:17
Kamis, 17 September 2026 | 21:15
Kamis, 17 September 2026 | 20:53
Kamis, 17 September 2026 | 20:41
Kamis, 17 September 2026 | 20:21
Kamis, 17 September 2026 | 20:04
Kamis, 17 September 2026 | 19:44
Kamis, 17 September 2026 | 19:44
Kamis, 17 September 2026 | 19:38