Berita

Motor GP12

Olahraga

Motor GP12 Milik Ducati Tokcer

SELASA, 12 APRIL 2011 | 06:09 WIB

RMOL. Tim Ducati terus melakukan pem­benahan terhadap motor­nya Desmosedici GP12. Hasil­nya, dua pebalap Valentino Rossi dan Nicky Hayden me­ngaku puas atas performa tung­­gangan­nya.

Selama tiga hari terakhir, Rossi, Nicky Hay­den, pebalap tes Franco Battaini, dan bos Ducati Vito Gua­reschi berada di Jerez, Spa­nyol untuk mengetes GP12. Tes ini dila­ku­kan seba­gai evaluasi awal me­nyambut kompetisi musim de­pan yang akan menerapkan atu­ran me­sin 1000cc.

“Pertama-tama, saya ingin ber­terima kasih kepada semua orang di Ducati. Atas kerja keras me­reka dan keahliannya, kita bi­sa menggelar tes selama tiga hari dengan melahap nya­ris seribu kilometer dengan GP12,” kata tim teknis Ducati, Filippo Pre­zio­si, sebagaimana dilansir Auto­sport.


Ducati mengaku puas de­ngan pencapaian GP12 sejauh ini. Me­reka senang motor ter­sebut tak bermasalah selama dites. “Sete­lah menerima feed­back yang kon­sisten tentang motor dari em­pat pembalap yang berbeda, ka­mi bisa me­neruskan proses pe­ngemba­ngan secara efisien, ka­rena kami bisa memprioritaskan pe­kerjaan yang harus diga­rap,” imbuhnya.

Bukan cuma hanya Rossi yang mengaku puas atas tes perdana GP12, tandemnyas Nicky Hay­den juga mengaku puas dengan performa calon andalan Ducati tersebut.

“Semuanya berjalan baik dan kami tak punya masalah apa pun. Motor ini sangat enak diken­da­rai, dan saya men­dapat banyak ke­sena­ngan saat me­nunggangi­nya,” kata Hayden.

Hayden mengaku sempat ke­cewa karena cuaca di sirkuit Je­rez sempat tidak bersahabat saat dilakukan tes. Namun, menje­lang siang, cuaca mem­baik dan dia bisa mengetes GP12 dengan lancar.

“Saat saya bangun pada pagi hari, langit benar-benar abu-abu dan treknya sangat basah. Saya agak kecewa,” ujar rider asal Ame­rika Serikat ini.

“Suatu kehormatan bisa ber­par­tisipasi dalam tes pertama GP12 karena ini tak akan terjadi terlalu sering di mana Anda bisa me­ngendarai motor di trek untuk per­tama kalinya,” tandas­nya.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya