RMOL. Caroline Wozniacki terus menambah pundi-pundi gelar untuk mengamankan posisinya sebagai petenis nomor satu dunia. Petenis asal Denmark itu berhasil meraih titel ketiga di musim ini.
Gelar ketiga Wozniacki diÂraih pada kejuaraan tenis FaÂmily CircÂle Cup setelah mengaÂlahkan peÂtenis Rusia, Elena VesÂnina 6-2, 6-3. Sebelumnya, Caro juluÂkan Wozniacki, berÂhasil memeÂnangÂkan Kejuaraan Dubai dan Pacific Life Open. Yang menarik, meski berpeÂringÂkat satu dunia, petenis berÂusia 20 belum meraih geÂlar Grand Slam.
Menjadi unggulan pertama, Wozniacki sama sekali tak meÂnemui kesulitan untuk menjiÂnakÂÂkan lawannya. Di laga terÂseÂbut, Wozniacki tampil nyaris tanpa cela. Dia hanya memÂbuat 10 unforÂced error dan menÂcatat break point dalam seÂtiap game di set keÂdua.
Sementara buat Vesnina, ini menjadi kali kedua, kalah di partai final oleh Wozniacki. Sebelumnya, dia juga kalah di fiÂnal New Heaven 2009. “PÂeÂnamÂpilanku cukup bagus muÂsim ini. Saya merasa yakin jika dapat memenangi turnaÂmen Grand Slam PranÂcis Terbuka,†kata Wozniacki.
Atas kekalahannya, Vesnina meÂngÂÂaku kecewa. Petenis peÂringÂkat ke-56 dunia itu sebeÂnarnya suÂdah berusaha meneÂkan WozniÂacki. Sayang, lawanÂnya bukan tiÂpe petenis yang mudah menyerah.
“Saya sudah berusaha meÂnyuÂÂlitkannya dengan memukul bola jauh ke sudut, namun dia (WozÂniaÂcki) mudah mengejarÂnya. KeÂkalahan memang bisa terjadi di pertandingan mana saja,†sesal Vesnina.
Bagi Wozniacki, sukses di FaÂmily Circle Cup ini merupakan geÂlar ke-15, dari total 23 final yang diikuti sepanjang karier proÂfesioÂnalnya.
Djokovic Yakin Sementara itu, petenis tunggal putra asal SerÂbia Novak DjoÂkovic bertekad meÂngalahkan petenis nomor satu Rafael Nadal di lapangan tanah liat, lapangan favorit Nadal.
Meski catatan rekor
The DjoÂker menghadapi Nadal di lapaÂngan tanah liat sangat buruk yakni kalah dari sembilan pertemuan mereka, kali ini Djokovic sangat pede. Jawara Australia Terbuka itu optimistis setelah berhasil meÂngalahkan Nadal di dua turnaÂmen terakhir yakni tenis Sony Ericsson TerÂbuka dan BNP Paribas Terbuka musim ini.
“Meraih kemeÂnangan atas NaÂdal sangat penting bagi saya seÂcara menÂtal. Saya kini mempuÂnyai keÂpercaÂyaÂan diri unÂÂÂtuk bisa meÂngaÂlahÂkannya. Sesuatu yang tidak saya miliki di tahun-taÂhun sebeÂlumÂnya,†ujar Djokovic.
“Jika saya ingin menjadi peÂtenis peringkat satu dunia maka saya harus bermain konsisten sepanjang tahun. Jika tidak, saÂya tidak ada kesempatan untuk meÂngejar Rafa dan Roger kaÂreÂna mereka pasÂti tampil konÂsisÂten,†imÂbuhnya.
Namun, DjoÂkovic harus meÂnunda laga melaÂwan Nadal di laÂpangan tanah liat setelah dia meÂnaÂrik diri dari turÂnamen tenis MonÂte Carlo Masters karena ceÂdera luÂtut. Djokovic baru akan kemÂbali berÂlatih pada pekan deÂpan menjeÂlang keikutsertaannya dalam turnaÂmen tenis Serbia Terbuka.
[RM]