hikmahanto juwana/ist
hikmahanto juwana/ist
RMOL. Kepemimpinan pemerintah Indonesia dalam upaya pembebasan 20 anak buah kapal (ABK) Kapal kargo "Sinar Kudus" dinilai sangat kurang.
"Hingga hari ini dari pertengahan Maret lalu, sudah hampir 25 hari, belum ada perkembangan membaik," ujar Guru Besar Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (11/4).
Indikasi bahwa peran pemerintah belum optimal adalah, pertama, tuntutan uang tebusan melonjak dari sebesar 2,6 juta dollar AS, kemudian dinaikkan menjadi 3,5 juta dollar AS.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Jumat, 18 September 2026 | 08:14
Jumat, 18 September 2026 | 07:35
Jumat, 18 September 2026 | 07:02
Jumat, 18 September 2026 | 05:52
Jumat, 18 September 2026 | 05:25
Jumat, 18 September 2026 | 04:57
Jumat, 18 September 2026 | 04:25
Jumat, 18 September 2026 | 03:48
Jumat, 18 September 2026 | 03:20
Jumat, 18 September 2026 | 02:55