Berita

Red Bull Racing

Olahraga

Banteng Merah Melenguh

Formula 1 GP Malaysia
SABTU, 09 APRIL 2011 | 01:28 WIB

RMOL.Red Bull Racing terus menebar teror jelang seri kedua balap Formula Satu GP Malaysia. Lewat pebalapnya Mark Webber, tim berlambang ‘Banteng Merah’ itu menjadi yang tercepat di dua sesi free practice (latihan bebas).

Pada latihan bebas kedua ke­m­arin sore WIB, Webber kem­bali menjadi yang tercepat di Se­pang. Pebalap Australia itu me­nempati urutan pertama setelah mencatat waktu tercepat satu me­nit 36,876 detik dengan melahap 20 lap.

Webber berhasil mengasapi dua rivalnya asal McLaren Mer­ce­des, Jenson Button dan Lewis Ha­­milton yang berhasil me­nem­pati posisi kedua dan ketiga.

Button mencatat waktu tercepat satu menit 36.881 detik, sementara Hamilton men­catatkan waktu tercepat satu menit 37.010 detik.

Meski gagal menempati posisi tiga besar, tandem Webber, Se­bas­tian Vettel juga membuat ‘Ban­teng Merah’ semakin gahar.

Juara dunia F1 2010 itu ber­ha­sil menempati urutan keempat de­ngan mencatatkan waktu ter­cepat satu menit 37.090 detik di­atas seniornya dari tim Mer­ce­desGP Michael Schumacher yang menutup posisi lima besar dengan mencatatkan waktu satu menit 38.088.

Ferrari kembali menuai hasil tak memuaskan di sesi latihan ini setelah Felipe Massa hanya mam­pu menjadi pebalap keenam tercepat dengan catatan waktu satu menit 38.089 detik.

Nico Rosberg (Mercedes), Nick Heidfeld (Renault), Fer­nan­do Alonso (Ferrari) dan Jai­me Alguersuari (Toro Rosso-Fer­rari) melengkapi 10 pebalap teratas.

Di sesi latihan bebas pertama pada pagi harinya, Webber juga membuat gerah tim lain setelah tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu satu menit 37.651 detik. Hamilton meng­ekor dengan catatan waktu satu me­nit 39.316 detik, diikuti Schu­macher di tempat ketiga de­ngan catatan waktu satu menit 39.­791 detik.

Sementara Vettel yang musim lalu berhasil menggondol gelar juara dunia F1 terpental ke posisi 14 dengan catatan waktu  satu me­nit 41.627 detik. [RM]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya