Berita

GEDUNG BARU DPR

SBY Cuma Jaga Citra, Pantas Dicuekin Pendukungnya

JUMAT, 08 APRIL 2011 | 16:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Mengherankan. Seharusnya sikap Presiden SBY yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat sekaligus Ketua Sekretariat Gabungan Koalisi Pemerintah, dipatuhi anak buahnya di DPR. Tapi, dalam konteks pembangunan gedung baru DPR, justru hampir semua Parpol pendukung pemerintah kecuali PAN, mendukung proyek kontroversial itu.

Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Rachmawati Soekarnoputri, juga mengaku heran dengan 'pembangkangan' itu. Menurutnya, keputusan DPR itu membuat sikap Presiden yang menolak pembangunan gedung baru DPR jadi sekadar manuver belaka untuk menyelamatkan citranya di mata rakyat.

"Pernyataan Presiden itu sangat terlambat," kata pendiri Partai Pelopor ini di ruang kerjanya, Jalan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (8/4).


Seharusnya, jika SBY sudah tahu rencana pembangunan Gedung DPR itu adalah pemborosan anggaran, jauh hari sebelum rapat konsultasi DPR digelar, SBY sudah menginstruksikan barisan pendukung pemerintah di DPR untuk membatalkannya.

"Itu pencitraan Presiden saja ya, karena kalau dia tahu pemborosan pembangunan gedung baru di saat krisis begini, dia kasih tahu dong sebagai Ketua Dewan Pembina Demokrat dan ketua koalisi," ujarnya.

Kenyataanya, meskipun SBY menyatakan sikapnya beberapa jam sebelum rapat final di DPR, partai-partai politik pemerintah tidak patuh.

"Pembangunan itu padahal tidak perlu. Kalau DPR merasa tidak cukup dengan ruang kerja yang ada sekarang, bagaimana dengan rakyat yang rumahnya cuma sepetak," pungkasnya.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya