Berita

Olahraga

Real Madrid Buka Sekolah Bola di Indonesia

RABU, 06 APRIL 2011 | 03:52 WIB

RMOL. Liga Pendidikan Indonesia res­mi menjalin kerjasama pe­nye­leng­garaan sekolah sepakbola ber­basis sosial dengan Yayasan Real Madrid (YRM) dalam se­buah Letter of Intent yang ditan­datangani di Madrid, Spanyol, Senin (4/4).

Penandatanganan dilakukan di kantor Yayasan Real Madrid di stadion Santiago Bernabeu an­tara Ketua  Liga Pendidikan In­donesia (LIPIO) Prof Toho Cho­lik Mutohir didampingi pro­mo­tor LIPIO nasional, Herman Cha­niago dengan Direktur Jenderal Yayasan Real Madrid, Mr Julio Gonzalez Ronco.

Di Indonesia, sekolah sepak­bola sosial Real Madrid renc­a­na­nya akan dimulai pada 2012 di sejumlah kota, di antaranya Banda Aceh, Yogyakarta, Sura­baya, Samarinda dan Jayapura. Ditujukan khusus untuk anak-anak yang membutuhkan du­kungan untuk maju dan melan­jut­kan pendidikannya.


Program ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai ajang mencari bakat, tetapi lebih dari itu, nilai-nilai hidup anak Indo­ne­sia diharapkan juga dapat diting­katkan melalui pembinaan team work, peningkatan prestasi belajar, peningkatan standar ke­sehatan dan lain-lain.

Di sisi lain, penandatanganan kerjasama antara Liga Pen­di­dik­an Indonesia dengan Yayasan Real Madrid ini merupakan lang­kah pertama yang sangat esensial bagi terwujudnya sekolah sepak­bola sosial Real Madrid di Indo­ne­sia yang diharapkan mampu me­­ningkatkan kualitas pen­di­dik­an dan persepakbolaan Indonesia.

Yayasan Real Madrid sebe­lum­nya telah membuka sekolah-se­kolah sepakbola sosial bagi anak-anak di seluruh dunia. Se­kolah sepakbola ini bersifat non­profit dengan tujuan mendorong anak-anak untuk mencintai se­pakbola, meningkatkan kualitas hi­dup dan memacu prestasi pen­didikannya. Hingga saat ini se­kolah sepakbola sosial Real Mad­rid sudah tersebar di sejum­lah negara Afrika dan Timur Te­ngah, Eropa Timur, dan Amerika Latin, untuk selanjutnya akan di­buka di beberapa negara di ka­wasan Asia.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya