Berita

Tami Grende

Olahraga

Tatap Eropa, Incar Juara Grand Slam

Tami Grende, Calon Bintang Tenis Indonesia
SABTU, 02 APRIL 2011 | 00:47 WIB

RMOL.Petenis belia Tami Grende se­makin berkibar. Setelah meng­­gondol juara pada putaran pertama ITF Jubille School U-14 Asian Champs pekan lalu, ke­marin dia membuka jalan un­tuk kembali menjuarai putaran kedua setelah berhasil melaju ke semifinal.

“Saya optimis bisa menang lagi di putaran kedua,” kata Ta­mi saat ditemui <I>Rakyat Merde­ka, seusai mengalahkan petenis Taiwan, En-Pei Huang 6-1, 6-3 di babak perempatfinal puta­ran kedua ITF Jubille School 14 U Asian Champs di Pusat Tenis Kemayoran, Jakarta, kemarin.

Di babak semifinal, hari ini, Tami yang dijuluki The Rising Star From Bali akan mengha­dapi petenis Korea Selatan, Da­bin Kim. Kim mengantongi ti­ket ke semifinal setelah me­num­bangkan pemain Uzbekis­tan, Yana Khon 6-2, 6-4.

“Di putaran kedua ini, lawan­nya nggak begitu berat. Tapi karena tenaga sudah terkuras sejak putaran pertama, seka­rang kondisi badan agak drop,” kata Tami yang bercucuran keringat.

Kehadiran Tami di dunia te­nis Indonesia ibarat meteor. Ba­ru muncul, langsung melejit. Di usianya yang belum genap 14 ta­hun, dia sudah menyabet ba­nyak gelar. Termasuk di kejua­raan yang bukan untuk usianya.

Petenis blasteran Indonesia-Italia/Belgia itu memiliki mo­dal yang baik. Dengan tubuh jangkung, pukulan keras dan terarah, Ketua Umum PB Pelti Martina Wijaya berharap Tami bisa menjadi petenis masa de­pan Indonesia. “Dia harus ba­nyak bertanding di luar negeri. Kita akan bantu,” kata Martina.

Tami yang mengidolakan petenis kidal asal Spanyol, Ra­fael Nadal dan petenis Belgia Kim Clijsters saat ini dilatih ayah­nya, Oliver Grende. Tami bercita-cita menjuarai salah sa­tu turnamen grand slam.

Tami mengaku, kunci suk­ses­­nya hingga bisa menjuarai banyak turnamen di usianya yang belia adalah giat berlatih. “Kalau di Bali aku dilatih sama papah. Kadang aku juga berla­tih di Thailand,” tambahnya.

Pengamat tenis Adji Soedib­jo menilai, peluang Tami men­juarai turnamen ini cukup be­sar. “Apalagi dia unggulan per­ta­ma,” kata Adji yang didam­pingi Ketua Bidang Pertandi­ngan, Johannes Susanto.

Dari hasil turnamen dua pu­taran di Kemayoran ini,akan di­ambil empat petenis peringkat tertinggi untuk mengikuti tur ke Eropa selama lima minggu. Se­lama di Eropa biaya ditang­gung ITF. Sementara PB Pelti ikut membantu uang saku. [RM]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya