Berita

Sebastian Vettel

Olahraga

Schumi Kecil Luar Biasa

Seri Perdana GP F1 Australia
SENIN, 28 MARET 2011 | 02:35 WIB

RMOL. Tampil luar biasa sejak sesi tes pramusim, juara dunia Formula Satu musim lalu Sebastian Vettel, akhirnya sukses naik podium pertama di seri pembuka GP F1 Australia di sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, kemarin.

Star di grid terdepan, penam­pil­an pebalap Red Bull Racing (RBR) asal Jerman itu men­do­minasi balapan sejak start. RB6 tunggangan Schumi Kecil yang mu­sim ini menggunakan ban baru Pirelli juga tanpa kendala, se­hingga menyulitkan pebalap lain mengekor dibelakangnya.

Hasil mengejutkan diraih pe­ba­lap McLaren Lewis Hamilton, sem­pat di ragukan penam­pilan­nya lantaran McLaren belum juga menunjukan performa di sesi tes, Hamilton berhasil finis di urutan kedua.


Juara dunia F1 2008 itu ter­ting­gal 12,8 detik lebih di be­la­kang Vettel untuk menempati podium kedua.

Sementara urutan ketiga diisi pebalap Vitaly Petrov dari tim Re­nault. Penampilan pebalap asal Rusia itu sangat konsisten se­lepas start. Bahkan pebalap Fer­rari Fernando Alonso yang terus membayang di belakang­nya tidak membuat penam­pi­lannya jadi grogi.

Sukses itu bisa menghibur tim Re­nault dan terutama buat ke­sem­buhan rekan setimnya Ro­bert Kubica.

Alonso yang digadang-gadang mampu menggeser dominasi Vettel hanya mampu finis ke­empat dibelakang Petrov. Se­men­tara rekan setim Vettel Mark Webber, menuup posisi lima be­sar sekaligus membuktikan do­minasi Red Bull musim ini se­bagai tim tangguh.

Sementara di baris kedua per­saingan ketat terjadi antara Mc­Laren dan Ferrari. Jenson But­ton (Mclaren) coba menyalip Felipe Massa (Ferrari) yang me­ngambil posisinya di tikungan pertama lepas start akibat terlalu melebar.

Akibat terlalu nekat menyalip Massa, mobil Button hampir ber­senggolan dengan tunggangan pebalap asal Brazil tersebut. Untung insiden itu tidak terjadi.

Pada lap-12, lagi-lagi Button mem­pertontonkan tekadnya ingin melibas Massa di tikungan. Ka­rena, Massa tak memberi pe­luang senggolan pun hampir ter­jadi jelang tikungan dan Button dapat menghindar dengan masuk jalur pemotong. Sehingga ketika ke luar tikungan ia sudah berada di depan Massa dan Alonso yang membayang ketat.

Tindakan nekad Button itu ha­rus dibayang mahal. Direktur Per­lombaan menghukumnya de­ngan Drive Through Penalty (ma­suk dan melintas di pit), se­hing­ga membuat posisinya me­lo­rot ketujuh sampai lap 30.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya