Berita

FIFA

Olahraga

Figueroa Kampaye Tantang Blatter

Bursa Calon Presiden FIFA
MINGGU, 27 MARET 2011 | 00:13 WIB

RMOL.Perebutan kursi Pre­siden FIFA periode 2011-2015 kembali memanas. Se­telah Presiden AFC Mohamed Bin Hammam men­de­kla­ra­si­kan diri untuk menantang Joseph Blatter, kini muncul figur baru.

Dia adalah bekas pemain tim­nas Cili, Elias Figueroa yang bertekad melakukan perubahan di tubuh FIFA jika terpilih menjadi presiden da­lam Kongres FIFA, Juni mendatang.

“Dukungan ini muncul dari Ing­gris dan bagian lain di Ero­pa yang ingin memiliki wakil sebagai kandidat untuk FIFA dan mereka memanggil saya un­tuk bergabung dengan ko­mi­te yang akhirnya diputuskan saya adalah orang yang paling co­cok masuk dalam bursa kan­didat,” kata Figueroa, seperti di­tulis Goal.com.

Kenapa baru sekarang meng­­kampanyekan, Figueroa mengaku, tidak ingin diketahui lebih awal. Pasalnya, dukung­an pada dirinya belum banyak seperti sekarang.

“Saya hanya akan me­nang­gapi ­pada hari Senin atau Selasa dan jika saya diterima, saya akan mengungkapkan siapa pendukung saya,” tandas pria yang pernah membela Pe­narl dari Uruguay dan In­ter­nacional dari Brasil itu.

Sebelumnya, Mohamed Bin Ham­mam, membantah pen­ca­lonan dirinya sebagai presiden FIFA bakal memecah badan se­pakbola dunia itu dan dia yakin bakal terlibat per­ta­rungan bersih dengan in­cum­bent.

Pernyataan pria ber­ke­bang­saan Qatar berusia 61 tahun itu merespons komentar legenda Jerman, Franz Beckenbauer, yang menyebut niatnya me­nantang Blatter dalam pe­mi­lihan presiden Juni mendatang bi­sa membahayakan persatuan di tubuh FIFA.

“Saya penggemar berat Franz Beckenbauer. Ia seorang legenda sepakbola, salah satu so­sok favorit dalam hidup saya. Tapi, kenapa FIFA harus ter­pecah dengan adanya dua kan­didat presiden?”, ujar Bin Ham­mam.

“Saya selalu menghormati ­pesaing saya. Presiden Blatter ju­ga kolega dan sahabat saya. Sa­ya tak akan menciptakan si­tuasi yang bisa memecah ke­luarga sepakbola,” tam­bah­nya. [RM]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya