Berita

Jenson Button

Olahraga

Hasil Latihan Kedua Di Sirkuit Albert Park, Australia

Duo McLaren Tebar Ancaman

Diledek Sebagai Tukang Minuman, Red Bull Santai
SABTU, 26 MARET 2011 | 01:00 WIB

RMOL.Dua pebalap McLaren Jenson Button dan Lewis Hamilton membuat kejutan. Keduanya sukses membukukan waktu tercepat pada sesi latihan kedua jelang seri pembuka F1 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, kemarin.

Button mencatat waktu ter­ce­pat dengan catatan waktu satu me­nit 25,854 detik. Sedangkan rekannya, Hamilton menduduki peringkat kedua atau terpaut 0,132 detik dari Button.

Hasil tersebut menjadi ja­wa­ban atas keraguan publik ter­ha­dap McLaren dalam persaingan balapan musim ini. Pasalnya, dalam be­berapa sesi latihan terakhir, McLaren menjadi so­ro­tan setelah mengalami pe­nu­runan dan sulit bersaing dengan tim-tim lain seperti Red Bull Racing dan Ferrari.

Kemenangan Button dan Hamilton menjadi pukulan telak bagi dua pebalap Red Bull, Mark Webber dan juara dunia musim lalu, Sebatian Vettel yang mem­bu­kukan waktu tercepat pada sesi latihan pertama. Di latihan kedua, Webber melorot ke posisi ke­lima, sedangkan Vettel me­nem­pati posisi keempat.

Di posisi ketiga, diraih pe­ba­lap Ferrari, Fernando Alonso deng­an catatan waktu satu menit 26,001 detik. Hasil itu menun­juk­kan performa ‘Kuda Jing­krak’ tetap konsisten setelah di la­tihan pertama juga menempati posisi ketiga. Lalu, pebalap gaek Michael Schumacher berhasil memperbaiki catatannya dari po­sisi kedelapan menjadi keenam di latihan kedua.

Seusai balapan, Hamilton me­ne­pis spekulasi tentang ke­mung­kinan dirinya akan hengkang dari McLaren. Pebalap asal Ing­gris itu mengaku akan tetap bersama McLaren.

“Saya sudah berbicara kepada pim­pinan McLaren hari ini, karena saya ingin meya­kin­kan­nya lagi bahwa saya tetap di sini. Itulah komitmenku untuk tim, komitmenku untuk menang,” kata Hamilton dikutip Press Association.

Sebelumnya, Hamilton meng­kri­tik tim Red Bull yang berhasil menyabet gelar juara dunia dan konstruktor hanyalah ‘pembuat minuman’ dibanding McLaren dan Ferrari yang merupakan pa­brik manufacturing mobil.

“Red Bull bukan pabrikan, me­reka adalah perusahaan mi­nu­man. Ini perusahaan minuman ver­sus sejarah McLaren dan Ferrari. Saya tidak tahu rencana mereka apa,” cetus Hamilton se­perti dikutip The Guardian.

“Tim kami bertekad untuk mem­bangun pabrik yang lebih besar, seperti Ferrari. Saya nilai tim kami sudah ada di sana da­lam waktu cukup lama. Ini adalah tim murni dilahirkan un­tuk balapan,” tegasnya.

Menanggapi ocehan kasar Ha­milton, Team Principal Red Bull, Christian Horner tidak mau terlalu ambil pusing, dia hanya ter­tawa lepas. Menurut­nya, Red Bull merasa terhormat bisa me­nga­lah­kan tim-tim besar di ajang F1.

“Saya tidak paham konteks uca­pan Hamilton. Tapi peru­sa­ha­an minuman yang dia maksud ber­hasil mengalahkan peru­sa­ha­an dengan teknisi handal dalam be­berapa tahun belakangan,” ce­tus Horner.

“Mungkin bukan itu yang dia mak­sud. Red Bull lebih dari se­kedar perusahaan minuman,” tan­dasnya seperti dikutip Auto­sport, kemarin.

Lanjut Horner, apa pun pe­nilaian orang, hasil di lintasan akan berbicara sendiri. Buktinya, da­lam dua musim terakhir, Red Bull bisa membuktikannya se­ba­gai pesaing tangguh.

“Kini, kami ber­usaha me­lan­jutkannya lagi tahun ini,” tan­dasnya. [RM]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya