RMOL. Spanyol sedang mengincar misi ‘sapu bersih’ di kualifikasi Euro 2012. Namun mereka kedatangan lawan tangguh di Estadio Granada dini hari nanti WIB, Ceko.
Hasil manis diraih skuad maÂtador dengan menyabet tiga poin di tiga laga sebelumnya. Lawan perÂtama mereka di kualifikasi, LiÂechtenstein, dibabat empat gol tanpa balas.
Dilanjutkan dengan hasil 3– 1 kala menghadapi Lithuania paÂda 8 Oktober lalu, dan keÂmenangan 3-2 atas Skotlandia emÂpat hari kemudian. Raihan semÂpurna ini membuat David Villa Cs kini menjadi pemuncak klasemen grup I.
Hasil positif ini tentu membuat skuad La Furia Roja sedang daÂlam rasa pede menghadapi Ceko setelah sempat menuai hasil buruk di beberapa laga ujicoba inÂternasional, seperti saat diÂtaklukkan Portugal 4–0 dan ArÂgentina 4–1. Hasil yang terbilang mengecewakan buat tim yang berstatus juara dunia.
Namun dengan catatan pernah menjadi finalis Euro 1996, Ceko bukanlah lawan yang mudah buat Spanyol. Meski prestasi sepakbolanya sempat menurun seusai bintangnya Pavel Nedved dan Karel Poborski pensiun, buÂkan tak mungkin Tomas Rosicky Cs berpotensi mengejutkan.
Hal ini dibuktikan skuad beÂsutan Michal Bilek yang keÂbaÂnyakan merupakan talenta jeÂboÂlan timnas U-21 itu dengan menÂjadi runner-up klasemen lewat enam poin hasil dua keÂmeÂnangan dan satu kekalahan.
“Ceko ancaman terberat. MeÂreka memiliki pemain dengan fiÂsik dan yang bagus dan teknik berÂkualitas. Kini, Ceko meruÂpaÂkan salah satu tim terbaik di Eropa,†ujar pelatih Spanyol ViÂcente Del Bosque.
“Kami harus menjalani laga ini dengan mental yang baik karena jika salah satu dari kami bisa barang-barang impor, china ‘dimatikan’, keÂadaan akan semakin rumit,†jelasnya.
Untungnya, sejarah perteÂmuan keÂduanya menduÂkung Spanyol. Dari total 13 kali perÂÂteÂmuan keÂdua tim, Spanyol meÂÂÂmenangkan tuÂjuh perÂtanÂdingan, sekali imÂbang, dan kaÂlah lima kali.
Terakhir kali Ceko mamÂpu mengalahkan Spanyol di kanÂdang pada tanggal 14 November 1990 pada kualifikasi Euro 1992 di Praha 3–2, seÂmentara untuk keÂmenangan laga tandang, Ceko meÂlakukannya di laga perÂsaÂhabatan 1988 di Malaga, dengan skor 2-1.
[RM]