Berita

persatuan sepakbola seluruh indonesia (pssi)

Olahraga

“PSSI Bisa Terperangkap Lose-lose Situation”

KAMIS, 24 MARET 2011 | 04:36 WIB

RMOL. PDI Perjuangan tak mau ambil ba­gian terkait kongres PSSI, ter­masuk pencalonan mantan po­li­tisi dari partai berlambang ban­teng tersebut. Demikian di­ka­ta­kan Sekretaris Jenderal PDI Per­juangan Tjahjo Kumolo ketika dihubungi  di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Ia mengatakan, partai po­litik  tak ada urusan dengan kongres PSSI. “Kami tidak punya ke­pentingan di kongres PSSI,” tegas Tjahjo.

Pengamat ola­h­ra­ga Fritz Simanjuntak me­nga­takan,  organisasi PSSI bisa di­ha­dapkan pada situasi serba ka­lah  atau lose-lose condition jika or­ga­ni­sasi olahraga paling populer itu kem­bali dipimpin oleh  Nur­din Ha­lid maupun mereka yang se­la­ma ini berada di luar PSSI.


“Siapa pun nanti yang terpilih sebagai ketua umum, PSSI bisa ter­perangkap dalam situasi “lo­se-lose situation” karena kalau  Nur­din yang terpilih, akan men­dapat tantangan keras dari pu­blik” kata  Fritz Simanjuntak yang di­hu­bungi di Jakarta, kemarin.

“Namun kalau yang terpilih bukan berasal dari kubu Nurdin Ha­lid, seperti yang dinginkan sebagian masyarakat, juga akan di­hadapkan pada masalah karena be­lum tentu ketua yang baru mempunyai kemampuan lobi dan jaringan yang luas dan kuat seperti Nurdin,” kata Fritz yang juga sosiolog itu.

Saat ini, bekas politisi PDIP Ari­fin Panigoro akan maju kem­bali sebagai calon ketua umum pada Kongres PSSI di Pekanbaru Riau 10 April mendatang. Na­mun, Ketua Ikatan Atlet Na­sional (IANI) Icuk Sugiarto da­lam kesempatan terpisah meng­imbau agar Arifin Panigoro, bos Me­d­co Group yang menggagas Liga Primer Indonesia (LPI), tetap fokus memajukan golf na­sional, daripada ikut-ikutan men­calonkan diri menjadi pimpinan PSSI.

“SEA Games 2011 waktunya tinggal beberapa bulan lagi, un­tuk mensukseskan golf meraih me­dali emas bagi tim Merah-Putih maka sudah seharusnya AP sebagai Ketua Umum PB PGI lebih fokus di cabang golf,” kata Icuk, juara dunia bulutangkis 1983 itu.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya