perang libya/ist
perang libya/ist
RMOL. Kelanjutan dari situasi di Libya sangat erat kaitannya dengan kepentingan negara-negara Eropa dan AS, terutama yang mempunyai kepentingan investasi pada ladang minyak dan pasokan minyak dari Libya.
Demikian ungkap pakar politik dan hubungan inaternasional dari Universitas Parahyangan, Andreas Hugo Pareira dalam bincang-bincang dengan Rakyat Merdeka Online pada hari Minggu malam (20/3) .
“Oleh karena itu, intervensi negara-negara AS, Prancis, Inggris atas nama kemanusiaan hanya merupakan alasan sampingan,†ujar pria yang juga menjabat Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Hankam ini.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
UPDATE
Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03
Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47
Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14
Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04
Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34
Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19
Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07