ilustrasi gultor
ilustrasi gultor
RMOL. Instruksi Presiden sudah cukup jelas bahwa pengungkapan teror bom paket harus diselesaikan tuntas oleh aparat keamanan. Presiden di Istana Negara sudah meminta, agar aparat tidak anggap remeh keresahan masyarakat.
"Instruksi presiden sudah cukup jelas, tinggal pembantu-pembantu presiden implementasikan cukup baik. Saatnya TNI juga diberikan kewenangan oleh Presiden, dan itu harus direspons TNI," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin, kepada Rakyat Merdeka Online, tadi malam (Jumat, 19/3).
Kebijakan untuk melibatkan TNI dalam penyelidikan kasus bom-bom paket, menurut purnawirawan Mayjen TNI ini, sudah sesuai UU TNI. Dan kalau Presiden sudah menginstruksikannya, tugas teritorial TNI seharusnya lebih menggigit lagi. Tapi yang jadi batasan TNI adalah tidak boleh menangkap pelaku teror itu tanpa pelibatan aparat kepolisian.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Sabtu, 19 September 2026 | 05:09
Sabtu, 19 September 2026 | 04:45
Sabtu, 19 September 2026 | 04:16
Sabtu, 19 September 2026 | 03:45
Sabtu, 19 September 2026 | 03:13
Sabtu, 19 September 2026 | 02:45
Sabtu, 19 September 2026 | 02:17
Sabtu, 19 September 2026 | 01:50
Sabtu, 19 September 2026 | 01:26
Sabtu, 19 September 2026 | 01:02