Berita

Liga Europa

Olahraga

Menangislah Inggris!

Liga Europa
SABTU, 19 MARET 2011 | 00:36 WIB

RMOL.Dua tim Inggris, Manchester Ci­ty dan Liverpool, tak bisa mem­balik keunggulan di leg ke­dua babak 16 besar Liga Europa se­hingga harus tersingkir. Deng­an demikian, habislah wakil Britania Raya di kompetisi kasta kedua benua Eropa tersebut.

Dua tim papan atas Liga Pre­mier tersebut gagal me­man­faat­kan dukungan publik sendiri. Ci­ty hanya mampu menang 1-0 lawan Dynamo Kiev, sedang Li­verpool main imbang 0-0 lawan Braga.

The Citizen  memulai la­ga  dengan modal ke­kalahan 0–2 di leg pertama. Ini berarti Carlos Tevez Cs harus me­nang dengan keunggulan seli­sih tiga gol untuk lolos ke babak berikutnya.

Tak heran, permainan me­nye­rang langsung diperlihatkan skuad besutan Roberto Mancini sejak awal laga.

Asa sempat muncul tatkala Ale­xander Kolarov mencetak gol buat City di menit 38, pa­dahal sebelumnya di menit 35 me­reka harus bermain 10 orang ka­rena Mario Balotelli diganjar kar­tu merah. Namun ketatnya tem­bok pertahanan Kiev mem­buat City tak bisa lagi membuat gol ke gawang wakil Ukraina itu sehingga meski menang, City harus tersingkir karena kalah agregat 2-1.

“Saya kecewa dengan hasil per­tandingan ini karena se­ha­rus­nya kami pantas untuk lolos. Ka­mi bermain fantastis meskipun ha­nya dengan 10 pemain,” kata pelatih Mancini yang terlihat tak bisa menyembunyikan keke­ce­waan­.

Di Anfield, Liverpool tampil lebih buruk lagi. Cuma tertinggal agre­gat 1 – 0 dari wakil Portugal, Braga, The Reds sebenarnya ber­peluang besar membalikkan keadaan itu mengingat mereka tam­pil dengan skuad terbaik, ter­masuk striker Andy Carroll. Na­mun sepanjang 90 menit ber­jalan, Si Merah hanya bisa men­ciptakan peluang-peluang yang tak bisa dimaksimalkan. Oto­matis, Braga sukses mem­per­tahankan keunggulan agregat di leg pertama.

“Mereka bermain dengan sa­ngat terorganisir dan kami tahu se­belum pertandingan bahwa ada­lah tugas kami untuk bermain menyerang dan mencetak gol,” ujar pelatih Kenny Dalglish se­usai pertandingan. [RM]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya