Berita

PSSI

Olahraga

KPPN Dinilai Tak Pantas Pakai Lambang PSSI

JUMAT, 18 MARET 2011 | 01:00 WIB

RMOL.PSSI adalah satu-satunya pe­ngen­dali otoritas persepakbolaan na­sional, yang kantor pusatnya berada di Jakarta dan beralamat di Pintu X-XI ring-road Stadion Uta­ma Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta. Ha­nya ada satu PSSI, dengan lam­bang yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Jika ada ele­men sepakbola yang memakai lambang PSSI, itu sangat tidak pantas.

Hal ini di­te­gaskan anggota Komite Ek­sekutif atau Exco PSSI Ibnu Mun­zir, menyikapi adanya ele­men sepakbola lain yang me­makai lambang PSSI.

“Hanya ada satu PSSI, dengan lambang yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Kalau ada ele­men sepakbola lain yang me­ma­kai lambang PSSI, itu sangat tidak pantas,” jelas Ibnu Munzir, kemarin di Senayan, Jakarta.

Pernyataan senada sebe­lum­nya sudah dikemukakan oleh Sek­jen PSSI Nugraha Besoes, pe­kan lalu. Dalam kesempatan ta­tap muka dengan wartawan di se­kretariat PSSI, Senayan, Nu­gra­ha Besoes kala itu mengawali per­temuannya dengan me­nya­ta­kan bahwa hingga saat ini satu PSSI, yang telah diakui resmi oleh FIFA. Yakni, PSSI yang ber­alamat di Pintu X-XI Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.

Elemen lain yang memak­sa­kan pemakaian lambang PSSI dalam hal ini adalah Komite Pe­nyelamat Persepakbolaan Na­sio­nal (KPPN), yang memasang iklan pengumuman setengah ha­laman di beberapa surat-kabar. Materi iklan pengumuman KPPN ini memuat empat hal, antara lain mengenai mosi tidak per­caya dan tidak mengakui kepengurusan PSSI periode 2007-2011 di bawah kepe­mim­pi­nan Nurdin Halid, Nirwan Ba­krie dan Nugraha Besoes.

KPPN ini diketuai Syach­rial Damopolii, yang memimpin Pengprov PSSI Sulut selama dua periode sejak 2001, namun ke­mu­dian dilengserkan melalui mo­si tidak percaya dari ma­yo­ritas pengcab dan klub se Sulut pada 19 Februari 2011 di Me­nado. [RM]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya