Berita

Mark Webber

Olahraga

Dapur Red Bull Masih Panas

KAMIS, 10 MARET 2011 | 04:33 WIB

RMOL. Aroma perseteruan dua pe­ba­lap Red Bull, Mark Webber dan Se­bastian Vettel belum juga ber­akhir. Bahkan, kedua pebalap ter­lihat masih menunjukkan keti­dak­solidan.

Menanggapi rumor tersebut, Mark Webber mengaku jengah saat ditanya seputar hubungan­nya dengan Vettel. Dia berharap, di masa mendatang tidak ada lagi yang membahas isu tersebut.

“Kami sudah belajar banyak se­­jak musim lalu. Itu sudah se­perti kaset rusak. Orang-orang te­rus membicarakannya, tapi se­kali lagi saya katakan bahwa itu hanyalah kaset rusak,” kata Web­ber seperti kutip Autosport, Rabu, kemarin.


Hubungan Webber dan Vettel sem­pat memanas pada musim lalu. Saat itu, keduanya sama-sa­ma ngotot ingin keluar sebagai jua­ra dunia. Kondisi tersebut di­per­parah, setelah insiden di GP Tur­ki, mobil Vettel menyenggol mo­bil Webber yang menye­bab­kan keduanya batal menguasai po­dium, padahal sempat me­mimpin balapan sejak awal.

Sayang, polemik tidak ber­hen­ti sampai di situ. Kalangan media ma­sih terus mempersoalan ter­se­but. Jengah dengan situasi itu, Webber akhirnya buka suara me­minta semua pihak berhenti mem­ba­hasnya.

“Semoga ketika berumur 70 ta­­hun tidak ada lagi yang ber­ta­nya mengenai hal tersebut ke­pa­da kami berdua,” katanya.

Sementara itu, bos Red Bull, Die­trich Mateschitz menyatakan ti­dak membeda-bedakan antara Web­ber dan Vettel. Meski tahun la­lu peringkat Webber dibawah Vet­tel, keduanya dinilai me­mi­liki kemampuan yang sama.

“Secara personal Mark ber­be­da, tapi dia sebagus Sebastian. Ke­duanya petarung sempurna. Me­reka bisa memenangi per­ta­rungan,” kata pengusaha mi­nu­man merk Red Bull itu kepada SID, seperti dikutip Crashnet.

Mateschitz juga tidak terlalu ri­sau dengan keterus terangan Vet­tel yang bermimpi suatu saat ingin menunggangi Ferrari. Se­ti­daknya, pebalap Jerman itu ma­sih nyaman di Milton Keynes untuk musim ini dengan opsi di­perpanjang pada 2012.

Bahkan, tim principal Red Bull, Christian Horner bergurai, ingin mengikat Vettel hingga 2028. “Apakah kami takut ke­hilangannya, itu bukan ter­mi­no­lo­gi ­yang kami pakai. Selama Vet­tel nyaman dengan kami dan me­miliki mobil juara, dia tentu ti­dak akan berpikir pergi ke tem­pat lain, tapi jika suatu hari dia me­ngatakan ingin pergi ke Fer­rari atau Mer­cedes, kami tentu akan me­ma­klu­mi. Kami akan melepasnya,” kata Mateschitz.     [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya