Berita

Chris John Vs Daud Jordan

Olahraga

Sparring-Partner Diimpor dari AS

Jelang Duel Chris John Vs Daud Jordan
KAMIS, 10 MARET 2011 | 04:15 WIB

RMOL. Persiapan juara dunia kelas bulu WBA, Chris John menghadapi Daud ‘Cino’ Jordan semakin mantap. Selain mendatangkan mitra latih tanding dari Australia, The Dragon juga akan menghadirkan petinju Amerika Serikat sebagai sparring partner.

“Da­lam beberapa hari ke depan pe­­tinju AS itu akan datang ke sini (Australia, red),” kata Chris John saat dihubungi wartawan, kemarin.

Sebelumnya, Chris John sudah men­jalani latih tanding deng­an dua petinju Australia yang juga bergabub di  Sasana Herry’s Gym Perth. Kedua petinju tersebut adalah Ben Rabah dan Williem Kickket.


Kata Chris John, selain men­ja­­di mitra latih tanding, Ben Ra­bah dan Williem Kickket  juga se­­dang mempersiapkan diri un­tuk naik ring. “Jadi sekalian per­sia­pan,  bisa menjadi mitra lat­ih tanding,” katanya.

“Keduanya memiliki gaya ber­tarung yang hampir sama dengan Jor­dan. Jadi sekalian persiapan, ka­rena keduanya juga akan ber­tanding,” kata Chris John yang sudah 13 kali mem­pertahankan ge­lar juaranya.

Dengan ada­nya tambahan mi­tra tanding ter­se­but, Chris John berharap bisa meng­an­ti­si­pasi gaya bertarung petinju asal Ka­limantan Barat tersebut.

Rencananya, duel Chris John ver­sus Daud ‘Cino’ Jordan akan di­gelar di Hall D, Kemayoran, Ja­­karta, pada 17 April 2011. Duel tersebut rencananya akan di­hadiri bekas juara dunia kelas be­rat sejati, Mike Tyson.

Selain digembleng la­tihan fi­sik  di Sasana Herry‘s Gym Perth, Australia, The Dragon ju­ga mu­lai memfokuskan diri menjalani la­tihan teknik dengan dua mitra latih tanding tersebut.

Disinggung soal berat ba­dan­nya,  petinju asal Kabupaten Ban­jarnegara, Jateng itu meng­aku berat badannya tidak ada masalah.

“Berat badan saya terkontrol dengan baik selama menjalani latihan di Sasana Herry`s Gym, Perth, Australia,” ujar petinju yang memiliki rekor bertarung 44 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya