RMOL. PSSI akan maju terus dan tidak akan mempertanyakan sikap FIFA yang sudah melarang empat calon ketua umum, termasuk Nurdin HaÂlid, untuk menÂcaÂlonkan diri sebagai ketua umum PSSI.
Larangan terhadap Nurdin Cs untuk maju, menurut pengakuan Dubes RI untuk Swiss Djoko Susilo dan Ketua KONI Rita Subowo, diÂsamÂpaikan Presiden FIFA saat mereka bertemu.
“PSSI tidak akan memÂperÂtaÂnyaÂkan masalah itu karena jika dianggap penting tentuÂnya FIFA yang akan meÂneÂgasÂkannya kepada PSSI,†ujar SeÂkum PSSI Nugraha Besoes kepada pers di kantor PSSI, kemarin.
Dalam kesempatan itu BlatÂSeperi pengakuan Djoko dan Rita, dalam pertemuan Blatter menyatakan penoÂlaÂkan terÂhadap Nurdin Halid, Nirwan DerÂmawan Bakrie, AriÂfin PaÂniÂgoro dan George Toisutta.
Apakah perÂnyaÂtaan Djoko Susilo dan Rita SuÂÂboÂÂwo dapat dipercaya? NuÂgraÂha Besoes menyatakan bahÂwa dia tidak bisa mengaÂtaÂkan percaya atau tidak kaÂrena memang tidak meÂngeÂtaÂhui dengan tepat apa yang diÂsampaikan kepada mereka oleh Sepp Blatter.
Dalam kesempatan tersebut NuÂgraha mengatakan PSSI tetap berÂpatokan pada surat dari keÂpuÂtusan rapat Exco FIFA terÂtangÂgal (3/3).
Pada Selasa (8/3) PSSI mengÂgÂÂelar rapat Komite EkÂseÂkuÂtive (Exco). Dari rapat ini, diÂpuÂtusÂkan pembentukan tim peÂnyuÂsun draf pembentukan Komite PeÂmilihan dan Komite Banding. Tim ini dipimpin oleh Ibnu MunÂzir, dengan Sekretaris Djoko Drijono.
“Tim ini diberi waktu meÂnyuÂsun draf itu hingga Rabu, 9 Maret ini. Kamis, (10/3) Exco PSSI rapat kembali dan memÂbahas draf yang telah dibuat oleh tim tersebut,†jelas Nugraha.
Sebelumnya, seperti diÂkeÂmuÂkakan Nugraha Besoes, PSSI meÂngirim Wakil Ketua Umum Nirwan Dermawan Bakrie dan DeÂputi Sekjen Bidang Luar NeÂgeri Dali Tahir untuk bertemu pimÂpinan FIFA di Zurich.
Dubes Djoko Susilo mengaÂtakan, ada yang disembunyikan orang-orang PSSI terkait surat FIFA pada 2007. Djoko juga mengatakan bahwa masalahnya sepele kalau PSSI mengikuti aturan FIFA yang melarang terpidana mencalonkan diri sebagai ketua umum. “SuÂdahÂlah, PSSI ikuti saja aturan FIFA,†kata Djoko.
[RM]