Berita

Casey Stoner

Olahraga

Stoner Ungkap Resep Sukses Ducati

SELASA, 08 MARET 2011 | 06:47 WIB

RMOL. Pebalap Honda Casey Stoner meng­ungkapkan rahasia suk­sesnya saat membela Du­cati. Juara dunia 2007 itu meng­aku, harus mundur selangkah da­lam hal elektronik agar bisa men­jinakkan motornya.

“Musim lalu, Ducati saya kem­bali ke model elektronik yang lebih tua hingga kami bisa me­ngembangkan mesin “big bang”. Karenanya saya mem­punyai grip di ban yang lebih me­lekat ke aspal,” kata Stoner di Crash.net.

Di musim ini, sepertinya ’Tim Me­rah’ kembali menggunakan me­sin barunya yang me­nye­babkan Valentino Rossi ke­su­li­tan me­ngendalikan Desmosedici GP11.


Padahal agar tidak liar saat di­tunggangi, kata Stoner, mesin mo­tor harus mampu menge­luar­kan output maksimal pada RPM lebih rendah. Dan hal itu se­per­tinya tidak didapat pada tung­gangan Rossi.

“Sebenarnya kami kembali meng­gunakan paket elektronik se­perti yang digunakan dua ta­hun lalu, karenanya motor lebih ji­nak,” ungkap Stoner, yang me­menangkan tiga dari enam balapan terakhir untuk Ducati.

Kini, Stoner beralih ke Repsol Hon­da yang juga berarti per­pin­da­han prangkat elektronik dari Magneti Marelli yang biasa di pakai Ducati, ke paket elektronik yang dikembangkan Honda Racing Championship, Jepang. Karenanya pebalap Australia itu tidak mampu membandingkan tunggangan Rossi saat ini dengan motor Honda yang di­pakai­nya.

“Karena elektronik selalu ber­kembang, saya tidak akan bisa memahami perbedaan satu sama lain. Sebagai contoh, kita sudah mencoba modifikasi elektronik pa­da tes kedua di Sepang, ha­sil­nya cukup berbeda,” ujar Stoner.

“Tentunya sistem di gunakan di Honda akan berbeda dengan Du­cati sebelumnya. Karena itu, sa­ya harus menghabiskan ba­nyak waktu dengan para insinyur Honda agar bisa memahaminya dan mendapatkan hasil mak­simal,” pungkas Stoner.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya