Berita

Dani Pedrosa

Olahraga

Honda Besar Kepala, Pedrosa Kebingungan

MINGGU, 06 MARET 2011 | 00:03 WIB

RMOL.Tampil ciamik pada sesi la­ti­han pra musim di Sirkuit Sepang, mem­buat tim Honda besar ke­pala. Honda mengaku tidak takut pada juara bertahan Yamaha.

Hal itu ditegaskan bos Honda Ra­cing Corporation (HRC), Shu­hei Nakamoto seperti di­lansir Auto­sport. Menurutnya, per­forma serta kecepatan motor timnya merupakan yang terbaik mu­sim ini.

“Pada saat ini Honda adalah motor yang paling kuat se­dang­kan Ducati adalah kedua, lalu untuk Yamaha hanya ketiga,” ujar Nakamoto.

“Honda telah melakukan be­be­rapa perubahan pada motor RC212V dan saya memiliki ke­ya­kinan mereka sekarang me­mi­liki motor yang lebih mudah untuk dikendarai,” akunya.

Melihat hasil tes di Sepang akhir Februari, performa Hon­da memang cukup impresif dan konsisten. Ketiga peba­lap­nya yaitu Dani Pedrosa, Casey Sto­ner dan Andrea Dovizioso se­cara bergantian mengisi catatan wak­tu tercepat.

Meski demikian, Nakamoto meng­aku, timnya masih me­miliki sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan sebelum GP Qatar dimulai 20 Maret men­datang.

“Permasalahan saat ini,  semua peng­endara Honda mengeluhkan tentang stabilitas pengereman. Sesungguhnya semua berjalan cukup baik, namun setelah pengereman, mereka merasakan guncangan,” ujarnya.

Dengan membaiknya per­for­ma Honda musim ini, Nakamoto ya­kin jika tim berlambang ‘Sa­yap Mengepak’ itu bisa kembali me­raih gelar juara dunia Mo­toGP.

Sementara itu, Pedrosa mengaku, masih bim­bang antar memilih sasis RC212V yang musim lalu di­gu­nakan, atau sasis versi 2011 yang sudah diperbaharui.

Pedrosa sem­pat mencatat waktu terbaik di tes kedua di Sepang. Tapi, pebalap asal Spanyol itu malah ter­jebak dalam kebingungan me­milih rangka motor.

“Sasis lama dan baru me­m­be­rikan perasaan yang sulit untuk me­nentukan pilihan. Ini adalah ke­putusan yang sangat penting dan saya harus melakukan tes lagi untuk menentukan pilihan,” jelas Pedrosa kepada MCN, ke­marin.

Bekas juara jawara kelas 125 dan 250cc ini akan melakukan ana­lisis lebih lanjut dengan sesi tes di balapan malam Qatar. Pedrosa akan menjajal kedua sa­sis tersebut pada sesi tes. Tapi, dia menyangkal jika akan meng­gunakan dua sasis di musim ini, mengikuti karakter sirkuit.

“Itu bukan ide yang baik dan sa­ya bisa dengan mudah ter­jebak dengan keputusan yang salah,” kata Pedrosa. [RM]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya