Berita

Ca­sey Stoner

Olahraga

Stoner Hibur Bekas Timnya

SABTU, 05 MARET 2011 | 04:00 WIB

RMOL. Diam-diam, pebalap Honda Ca­sey Stoner punya perhatian khu­sus pada bekas timnya, Ducati. Pe­balap asal Australia itu yakin persoalan yang dialami Ducati bisa selesai sebelum seri perdana di GP Qatar digelar.

Menurutnya, kejadian serupa per­nah dialami Stoner, pada saat ma­sih berseragam Ducati. “Saya rasa pebalap Ducati tidak perlu pan­ik. Dulu, saya mampu meraih po­sisi kedua di seri terakhir mu­sim lalu bersama Ducati dan bagi saya semuanya akan berjalan lancar di akhir musim nanti,” kata Stoner.

Seperti diketahui, pada sesi la­tihan pra musim di Sirkuit Se­pang, Malaysia awal dan akhir Fe­bruari lalu, performa Ducati be­lum memberikan hasil terbaik. Dua pebalapnya, Valentino Rossi dan Nicky Hayden mengalami ke­sulitan saat menunggangi Des­mosedici GP 11. Bahkan, ke­dua­nya terlempar dari posisi 10 besar.


“Saat ini mereka sedang men­coba ­suatu yang baru dan men­ca­ri keseimbangan dengan alat ber­beda. Jadi, saya pikir mereka ti­dak khawatir,” kata Stoner yang memenangi 23 seri dan me­raih juara dunia 2007 bersama Ducati itu.

Sementara itu, Manager Tim Du­cati, Vittoriano Guareschi me­nyatakan, saat ini para teknisi Ducati telah mengetahui apa yang dibutuhkan Ducati untuk memulai musim yang baik.

“Tes di Sepang memberi ba­nyak masukan untuk kedua pe­balap dan teknisi. Kami men­co­ba banyak setingan tapi kami ma­sih membutuhkan beberapa tes lagi,” ujar Guareschi yang ju­ga menjadi pebalap tes Ducati.

“Sebenarnya GP11 tidak jauh ber­beda dibanding GP10. Na­mun kami memiliki banyak detil baru dan kami paham apa yang dibutuhkan motor kami untuk memulai musim yang baik,” tambah Guareschi.

Guareschi juga menilai, Rossi dan Hayden telah beradaptasi deng­an baik, tapi belum men­da­patkan hasil maksimal. Soalnya, Du­cati masih membutuhkan be­berapa kali perubahan.

“Valentino terlihat lebih mu­dah mengendarai motor barunya. Dia dan Jerry Burgess semakin me­mahami karakter motor dari hari ke hari. Tapi kami butuh be­berapa kali tes lagi. Begitu juga Hayden,” katanya.    [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya