Berita

Semakin Dikenal, Musi Rawas Kebanjiran Tokoh Nasional

SELASA, 01 MARET 2011 | 23:39 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Nama Kabupaten Musi Rawas makin dikenal di tingkat pemerintah pusat. Hal ini sejalan dengan makin banyaknya pejabat negara sekelas menteri dan juga tokoh nasional yang berkunjung dan melakukan kegiatan skala nasional di Bumi Lan Serasan Sekentenan ini.

Setelah Menteri Pertanian Suswono, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmi Faisal Zaini datang ke Musi Rawas hanya dalam selang waktu beberapa hari, kini giliran tokoh nasional Akbar Tandjung datang ke Musi Rawas.

Tidak hanya itu. Gubernur Sumsel, H Alex Nordin yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sumsel bersamaan dengan Akbar Tanjung datang ke Musi Rawas kemarin guna menghadiri Rakerda DPD Partai Golkar Musi Rawas, yang dipusatkan di Gedung Dekranasda Kabupaten Mura di F Trikoyo Kecamatan Tugumulyo. Kedatangan tokoh nasional yang mantan Ketua DPR RI yang kini menjabat Ketua Dewan Penasehat Golkar ini sendiri bukan yang pertama kali. Kedatangan Akbar  merupakan yang ketiga kalinya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.


Sementara itu kedatangan H Alex Nordin, Gubernur Sumsel ke Kabupaten Mura sendiri sudah tak terhitung untuk yang keberapa kali. Ini menunjukkan perhatian Gubernur terhadap Musi Rawas sangat besar. Sama halnya perhatian dari pemerintah pusat yang ditunjukkan oleh para menteri dan juga pengusaha level nasional dan internasional yang sudah sering bolak-balik Musi Rawas-Jakarta.

"Tidak bisa dipungkiri kekayaan alam Bumi Musi Rawas yang dicanangkan Bupati sebagai Gerbangnya Investasi Sektor Barat Sumatera Selatan makin tersiar. Terlebih sejalan dengan terbukanya akses penerbangan Lubuklinggau-Jakarta setelah Bandara Silampari dibuka dan dikembangkan, pejabat negara, tokoh nasional dan pengusaha lebih sering datang berkunjung ke Musi Rawas. Imbasnya investasi makin menggeliat dan dukungan pembangunan dari pemerintah pusat terus meningkat," ungkap Kepala Bagian Humas Setda Mura, Kgs Effendi Feri kemarin.

Sebelumnya, dalam kesempatan menjadi Jurkam pasangan Ridwan Mukti-Hendra Gunawan tahun lalu, Akbar Tanjung mengatakan ada kesamaan antara Presiden SBY dengan Bupati H Ridwan Mukti. Menurutnya, SBY dinilai sukses menjalankan program pemerintahan dan pembangunan di Indonesia, sehingga pada periode kedua pencalonanya menjadi presiden menggunakan slogan lanjutkan. Hal yang sama juga terjadi pada kepemimpinan Ridwan Mukti dalam menjalankan program pembanguan di kabupaten Musi Rawas, yang berhasil membawa perubahan yang lebih baik bagi daerah tersebut, sehingga keberhasialn ini juga harus dilanjutkan.

Akbar Tandjung saat itu mengungkapkan bahwa Ridwan Mukti adalah juniornya yang memiliki pemikiran dan konsep serta gagasan yang bisa membawa perubahan bagi masyarakat, sehingga dengan kemimpinan Ridwan Mukti, dirinya yakin akan banyak memberikan perubahan bagi kemajuan Kabupaten Musi Rawas.

"Saya sudah sangat mengenal Ridwan Mukti, beliau adalah junior saya di berbagai organisasi. Dan kehadiran Ridwan untuk memimpin Musi Rawas, saya berkeyakinan akan banyak memberikan kemajuan dan perubahan bagi daerah ini," ujarnya.

Salah satunya, menurut Akbar Tanjung, agenda besar program Musi Rawas Darusallam sebagai implementasi keseimbangan duniawi dan kebutuhan akhirat masyarakat sangat prestisius dan tentunya religius. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya