Berita

ilustrasi

Menanti Perubahan Komposisi Koalisi

SABTU, 19 FEBRUARI 2011 | 13:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Angket Pajak adalah alat tunggangan untuk banyak kepentingan, minus kepentingan penegakan hukum.

Menurut pengamat politik dan parlemen, Tom Pasaribu, angket pajak digunakan partai-partai koalisi untuk menaikkan posisi tawar di pemerintahan. Hal itu terkait langsung dengan nasib para politisi lintas partai yang kini ditahan KPK, karena menjadi tersangka dalam Mirandagate. Kemungkinan kedua digunakan pemerintah untuk menenggelamkan kasus-kasus hukum lainnya seperti skandal Bank Century dan mafia hukum.

"Keberadan angket itu hanya untuk posisi tawar dari lawan penguasa dan pengalihan opini. Dan sekarang tinggal menunggu ledakan kejenuhan rakyat," ucap Tom.


Tom juga melihat, perubahan komposisi koalisi pemerintah berpotensi besar terjadi. Karena tekanan yang besar dari baik pemerintah maupun rekan koalisinya, akan banyak pihak yang akhirnya menyeberang jadi oposisi pemerintah.

"Kemungkinan besar akan lebih banyak menyeberang (ke oposisi), mereka marah rekan mereka ditangkap KPK dan akan jadi bumerang. Tak tutup kemungkinan juga PDIP akan melembek dan masuk koalisi. Perubahan komposisi koalisi sangat mungkin sebagai dampak angket ini," terangnya.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya