ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Menteri Kesehatan, Institut Pertanian Bogor dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diminta segera membeberkan susu formula yang mengandung bakteri Enterobacter Sakazakii.
Namun, Anggota Komisi IX dari Fraksi PAN, Riski Sadig dalam diskusi kontorversi susu formula di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Sabtu (19/2), mengatakan, yang paling bertanggungjawab adalah IPB sendiri yang telah melakukan penelitian.
"Apa yang ditakutkan Dekan IPB sehingga tak mau mempublikasi? Konsekuensi ekonomisnya paling penutupan pabrik. Konsekuensi itu biasa, tapi harus dilakukan," tegasnya.
Populer
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07
Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41
Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50
Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20
Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12
UPDATE
Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20
Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00
Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36
Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05
Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52