Berita

sebastian salang/ist

MIRANDAGATE

DPR Salah Alamat, Gatal Dimana, Digaruk Dimana

SABTU, 05 FEBRUARI 2011 | 09:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. DPR salah langkah bila menolak kehadiran dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah. Karena bagaimanapun juga adalah Jaksa Agung yang mengenyampingkan perkara yang melilit kedua pimpinan KPK itu.

"Dinamika di DPR itu biasa, biar dinilai seram oleh mitra kerjanya itu biasa. Yang tidak biasa karena, dalam tanda petik, publik melhat pengusiran Bibit dan Chandra seperti balas dendam dari DPR ketika beberapa hari sebelumnya beberapa politisi dari beberapa partai besar di negeri ini ditahan KPK," ujar pengamat parlemen, Sebastian Salang, di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (5/2) .

Sebetulnya, pengusiran Bibit dan Chandra tak lepas dari penanganan Mirandagate oleh KPK yang dinilai tidak adil. "DPR ingin dapat penjelasan dari KPK soal mengapa KPK lebih mendahulukan, memanggil, menahan dan mendahulukan para politisi, sementara pemberi suap belum diproses," tegasnya.


Tapi, DPR tidak meminta penjelasan dasar pertimbangan KPK melakukan kesalahan dalam penanganan kasus traveller's cheque, malah arahnya jadi lain dan berujung pada pengusiran Bibit-Chandra sehingga keluar dari substansi yang dipermasalahkan DPR sendiri.

"Menurut saya salah alamat, karena yang keluarkan deponering itu Jaksa Agung. Sebelum keluar deponering itu kan DPR tak pernah tegas. Sekarang, DPR gatal dimana, yang digaruk dimana," jelasnya lagi.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya