Berita

Rihanna

Blitz

Rihanna, Video Klipnya Dilarang Beredar

SABTU, 05 FEBRUARI 2011 | 00:53 WIB

RMOL.Impian Rihanna meraih sukses di album terbarunya bertajuk, Loud, berantakan. Albumnya terancam tak laku karena single teranyarnya S&M yang terdapat dalam album itu dilarang tayang.

Dilansir Aceshowbiz, sebanyak 11 negara, kebanyakan negara di Asia Tenggara melarang pemutaran video klip S&M. Video klip itu dinilai terlalu vulgar.

Dalam video klip tersebut, Rihanna tampak mengenakan kostum ketat berbahan latex. Ia juga tampak mengikat seorang pria di atas ranjang dan menghisap pisang. Tapi, Rihanna membantah ada adegan vulgar.

 â€œTak ada masalah serius dalam proses pembuatan video klip Rihanna. Kami hanya menampilkan sentuhan karakter Rihanna yang seksi dan liar dalam video klipnya, harusnya ini tak jadi masalah,” tutur juru bicara Rihanna.

Tidak hanya video klip, radio-radio di Inggris juga dilarang memutar single S&M. Oleh badan sensor Inggris, lirik lagu itu dinilai terlalu provokatif.

Rihanna tentunya kecewa dengan hal itu. Menurut perempuan berusia 22 tahun itu, video klip S&M tidak terlalu porno jika dibandingkan dengan klip Umbrella.

“Mereka menonton Umbrella, saya benar-benar bugil di klip itu,” tulis penyanyi asal Barbados itu pada akun Twitter-nya. [RM]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya