Berita

ilustrasi, tempat pengolahan oli

Bisnis

Kembalikan Tarif Impor Bahan Baku Oli Nol Persen

SENIN, 31 JANUARI 2011 | 00:00 WIB

RMOL.Kalangan pelaku industri Lube Oil Blending Plant (LOBP) menyatakan keberatan atas ke­bijakan kenaikan bea masuk (BM) barang modal dari 0 per­sen men­jadi 5 persen. Kenaikan itu akan mempengaruhi daya saing in­dustri pe­lumas da­lam  negeri.

Menurut Ketua Dewan Pe­na­sehat Perhimpunan Dis­tri­butor, Importir, Produsen Pe­lumas In­donesia (PERDIPPI) Paul Toar, tarif bea masuk tak naik saja sudah sangat me­nyu­litkan.

Sebab, bahan dasar pelumas  ter­gantung  impor, sangat lang­ka da­lam satu dasawarsa ter­akhir ini. Pemberlakuan Pe­raturan Men­teri Keuangan (PMK) No. 241/PMK.011/2010  tentang pe­na­ikan bea masuk barang, in­dus­tri LOBP makin menyulit­kan pro­dusen mendapatkan bahan dasar pelumas.

Ketua Umum PERDIPPI Jo­hannes D Sucipto mene­rang­kan, kelangkaan bahan baku pelu­mas, justru perlu diatasi dengan mem­permudah akses penye­dia­an ke berbagai negara produsen bahan baku pelumas di dunia sehingga bar­gaining lebih kom­petitif. Ti­dak terbatas hanya pa­da ne­gara-negara di Asia Teng­gara.

“Dalam hal ini diperlukan goodwill pemerintah untuk me­ng­ambil kebijakan yang men­dukung pertumbuhan in­dustri pelumas dalam negeri,” kata Johannes di Jakarta.

Sehubungan dengan dam­pak-dampak di atas, PERDIPPI me­ngajukan permintaan ke­pada Menteri Keuangan agar Tarif Bea Masuk Bahan Baku Pelumas yaitu Base Oil (HS 2710.1941.00) dan Ad­dtive (HS  3811.21.90.00) se­gera dikem­balikan ke semula, ya­itu 0 persen.

“Kami berharap pemerintah mempertimbangkan hal ini. Ka­lau tarif dikembaikan  ke semula nol persen, industri oil kembali ber­gairah,” tuas Johannes. [RM]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya