Berita

MAHFUD MD/IST

Mahfud MD Harus Laporkan Pengancam ke Polisi

SELASA, 18 JANUARI 2011 | 13:17 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD diminta melaporkan Pengancam dirinya, menjelang putusan perkara yang diajukan Yusril Ihza Mahendra ke MK  beberapa waktu lalu.

“Saya dukung bila Mahfud melapor ke polisi. Kalau ini tidak dilapor maka akan jadi preseden buruk untuk ke depan,” kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Yani, kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 18/1).

Seperti diketahui, Mahfud pernah mengaku dirinya mendapat ancaman dari seseorang saat memutuskan sengketa jabatan jaksa Agung Hendarman Supandji yang digugat Yusril Ihza Mahendra.


Menurut Mahfud, ancaman itu menekan Mahkamah Konstitusi agar menyatakan jabatan Hendarman sah sampai akhir masa jabatan. Ancaman datang menjelang putusan MK. Namun, katanya, tekanan tidak menciutkan nyali MK untuk mengoreksi kesahihan jabatan Hendarman.

MK pun mengabulkan pengajuan uji tafsir UU Kejaksaan yang diajukan Yusril. Sesuai putusan MK, Hendarman sudah tidak sah lagi menjabat sebagai Jaksa Agung untuk periode 2010-2015. Atas putusan MK tersebut, Presiden SBY pada 24 September mengeluarkan keputusan untuk memberhentikan Hendarman sebagai Jaksa Agung.[yan]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya