Berita

busyro muqoddas/ist

Todung Ingatkan Busyro Cs Satu Tahun Waktu yang Singkat

RABU, 29 DESEMBER 2010 | 16:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi II di bawah kepemimpinan Busyro Muqoddas harus bisa menjawab ekspektasi publik yang demikian besar dalam mengusut berbagai kasus korupsi yang ada.

Karena itu, KPK diharapkan bisa menyelesaikan kasus-kasus seperti kasus mafia pajak Gayus Tambunan dan kasus bailout Bank Century.

"Saya sangat apresiasi bila KPK juga bisa menyelesaikan kasus-kasus yang selama ini kasusnya pending, misalnya kasus travel cek (pemilihan DGS BI Miranda Goeltom) dan kasus (pengadaan mobil) Damkar (pemadam kebakaran)," ujar praktisi hukum Todung Mulya Lubis kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Rabu, 29/12).


Todung mengingatkan, satu tahun sisa masa jabatan yang ada itu tidak panjang. Karena itu, dia menyarankan, penting juga buat KPK mengusut dan menahan gubernur dan walikota maupun anggota DPR yang terlibat korupsi, supaya lebih ada efek jera.

"Yang lainnya yang lebih penting juga perlu ada perbaikan fundamental dari sisi sistem. KPK harus membuat tidak ada celah sedikit pun, agar bisa dimanfaatkan para koruptor. Misalnya, penydik KPK itu bukan dari Polri, tapi penyidik yang betul-betul independen dari KPK sendiri," demikian Todung yang hadir ke KPK dalam rangka ulang tahun KPK. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya