Berita

ilustrasi/ist

Maheswara Tegaskan JR Saragih Ingin Memberi Uang Pada Hakim MK

SELASA, 28 DESEMBER 2010 | 23:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Mantan pengacara Bupati Simalungun JR Saragih, Maheswara Prambandono kembali menegaskan bahwa ia mengetahui rencana JR Saragih ingin memberi sejumlah uang kepada salah seorang hakim konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu ditegaskannya usai menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan suap MK di kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan (Selasa, 28/12).

"Waktu di sana saya dengar langsung dari pak Saragih, bahwa dia mau menyerahkan satu miliar pada hakim konstitusi," kata Maheswara.


Ia menambahkan, bahkan dirinya melihat langsung uang tersebut dalam bentuk mata uang dollar, yang dimasukkan ke dalam amplop besar warna coklat.

Menurut Maheswara, penyidik KPK juga menanyakan uang itu akan diserahkan pada hakim siapa. Namun, ia enggan membeberkan kepada wartawan, nama hakim yang menerima uang tersebut.

"Kalau itu kan sudah masuk materi, saya tidak punya kapasitas untuk ngomong itu," ujarnya. [wah]  

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya