RMOL. Sorotan sinar laser yang meÂneror tim nasional Indonesia pada leg pertama final Piala AFF diÂnilai sangat berbahaya. Bila peÂmain terkena sorotan itu akan berÂpengaruh terhadap penamÂpilannya.
“Saya kira penonton Indonesia leÂbih tahu, bagaimana laser berÂpotensi kepada pemain-pemain kita. Saya masih memegang seÂbuah sms Roy Suryo yang menÂjeÂlaskan bagaimana bahayanya sinar laser itu,†ujar Manajer SeÂnior Timnas, Andi DaÂrusÂsalam TaÂbusalla di Hotel SulÂtan, SeÂnaÂyan, Senin (27/12).
Menurutnya, usai mendapat teÂror laser seperti itu, mental peÂmain bertambah down saat menÂdapat kejutan gol pertama akibat keÂsaÂlaÂhan seorang pemain beÂlaÂkang GaÂruda yang membuat pola dan seÂmangat permainan timnas berÂubah.
Tapi Andi menolak bila diÂseÂbut laserlah yang menjadi peÂnyeÂbab utama kekalahan Indonesia hingga tiga gol tanpa balas terÂsebut.
“Kita juga puÂnya kesalahan daÂÂlam masalah tekÂnis. KesaÂlaÂhan yang menyebabkan terÂjaÂdiÂnya gol pertama membuat menÂtal drop dan keÂboÂbolan hingga 3-0,†jelasnya.
Asisten peÂlaÂtih timnas, WolÂfÂgang Pikal meÂngatakan timnas akan evaluasi seÂÂsÂegera mungkin. “Masih ada keÂsempatan 90 menit perÂtandingan. Segalanya masih mungkin,†kata Pikal.
[RM]