Berita

Penasehat KPK: Masa Jabatan Ketua KPK Harusnya Ditentukan Terlebih Dahulu

RABU, 22 DESEMBER 2010 | 20:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Masa jabatan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya ditentukan pada saat tahap penyeleksian oleh Pansel pimpinan KPK, agar tidak menjadi persoalan seperti sekarang.

Hal tersebut dikatakan penasehat KPK Abdullah Hehamahua saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online dalam perjalanan menuju Batam, Kepulauan Riau (Rabu, 22/12).

Menurutnya, pada tahap seleksi pimpinan juga pernah ada salah satu calon mengundurkan diri karena ingin masa jabatan Ketua KPK selama empat tahun. Namun Abdullah enggan menjelaskan siapa calon tersebut.


"Siapa ya. Pokoknya ada," guraunya.

Ketika ditanya berapa masa jabatan Ketua KPK idealnya, Abdullah mengatakan dirinya setuju cukup satu tahun saja. Namun, tambahnya, biar hal itu diputuskan terlebih dulu oleh Mahkamah Agung karena lembaga inilah yang berhak menafsirkan Undang-undang, bukan DPR.   

"Semuanya harus berdasarkan Undang-undang. Jangan karena pertimbangannya kurang dana terus ditentukan masa jabatannya satu tahun," kata Abdullah. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya