Berita

Pra­bo­wo Subianto

Olahraga

Prabowo Didaulat jadi Presiden Persilat

JUMAT, 17 DESEMBER 2010 | 06:48 WIB

RMOL. Ketua Umum PB IPSI, Pra­bo­wo Subianto terpilih secara aklamasi sebagai Presiden Per­sekutuan Pencak Silat Antar­bang­sa (Persilat) dalam Kong­res yang digelar di Jakarta, kemarin.

“Saya akan melaksanakan ama­nah dari empat negara pen­diri Persilat yakni Indonesia, Ma­laysia, Brunei Darussalam, Singapura serta wakil anggota Persilat dari 40 negara untuk memajukan olahraga bela diri pencak silat mencapai pentas dunia,” kata Prabowo.

Hingga saat ini sudah ada 40 ne­gara yang membina olahraga pen­cak silat. Ke depannya, Pra­bo­wo berusaha mening­kat­kan jumlah anggota Persilat menjadi 70 negara lebih di be­lahan dunia.


Bertambahnya anggota Per­si­lat kata Prabowo, untuk mem­­perjuangkan olahraga pen­cak silat agar bisa di­per­tan­dingkan resmi di Asian Games maupun Olimpiade. Dengan harapan olahraga pencak silat le­bih dikenal masyarakat dunia.

Prabowo mengucapkan ba­nyak terima kasih pada semua ne­gara anggota Persilat yang mem­berikan kepercayaan mem­bawa olahraga warisan bu­daya bangsa mencapai prestasi dunia.

­Sementara itu, bekas Pre­si­den Persilat, Edi Nalapraya sangat mendukung Prabowo memimpin Persilat dalam me­majukan olahraga pencak silat di masa mendatang.

Ke depannya, dia bersedia di­aju­kan menjadi Dewan Se­se­puh Persilat oleh negara ang­go­ta Persilat. Namun dia ber­ha­rap, Anggaran Dasar dan Ang­garan Rumah Tangga Per­silat diperbaiki, dengan ha­ra­pan Presiden Persilat dipilih em­pat tahun sekali melalui ca­ra konsensus oleh empat negara pendiri dan satu wakil dari negara anggota Persilat.

“Sedang figur yang diajukan men­jadi Presiden Persilat tetap ber­asal dari empat negara pen­diri Persilat. Dengan harapan Pre­siden Persilat memiliki misi dan visa memajukan olahraga pencak silat di seluruh penjuru dunia,” katanya.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya