Berita

susno duadji/ist

SIDANG SUSNO

Pengadilan Hadirkan Tiga Mantan Anak Buah Susno Duadji

KAMIS, 16 DESEMBER 2010 | 14:57 WIB | LAPORAN:

RMOL. Sidang mantan Kapolda Jawa Barat (Jabar), Susno Duadji, yang digelar siang ini (Kamis, 16/12), mengahadirkan tiga orang saksi untuk memberikan keterangan.

Ketiga saksi itu adalah mantan Kapolres Cirebon Edi Mustopa, mantan Kapolres Garut Rusdi Hartono, dan mantan Kapolres Ciamis Haris Syarif Hidayat.

Edi mengaku bahwa dirinya pernah mendapat dana dari Polda Jabar yang berasal dari Pemda Jabar. Dana itu digunakan untuk pengamanan Pilkada Jabar pada tahun2008 dan bukan berasal dari anggaran Polri.
 

 
Ketika ditanyakan jumlah nominalnya, Edi mengatakan sebesar Rp 600 juta. Namun uang sebesar itu dipotong Rp 307 juta sehingga yang diterima cuma Rp 293 juta. Dana ini diterima dalam empat tahap dan pada tahap keempat terjadi pemotongan tersebut.

"Kata bagian keuangan selisih tersebut akan dialokasikan untuk kegiatan selanjutnya yaitu Pilkada Jabar tahap kedua. Namun faktanya tidak ada tahap kedua. Saya juga tidak pernah tanya ke atasan saya. Saya hanya tanya dengan sesama teman, saya tanya pada kapolres lain. Jawabannya sama saja untuk kegiatan pilkada tahap dua," papar Edi.

Selain Edi, mantan Kapolres Garut, Rusdi Hartono, juga menyampaikan hal yang sama. Dia mengaku bahwa seharusnya mendapat uang sebesar Rp 542 juta namun hanya menerima Rp 219 juta.

"Saya juga melakukan koordinasi ke kapolres lain, saya mendapat jawaban yang sama. Polres lain juga tidak mendapatkan jatah secara penuh. Saya juga tidak menanyakan detail pemotongan masing-masing polres," kata Rusdi.

Sebagaimana keterangan dua saksi sebelumnya, mantan Kapolres Ciamis Haris Syarif Hidayat juga menyampaikan kejanggalan yang sama.

"Saya sampai sekarang tidak tahu dana sisanya itu kemana. Apalagi sekarang saya sudah pindah dan tidak lagi di Polres Ciamis," jelas Haris.[yan]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya