Berita

SUAP DI MK?

Refly: Saya Lihat Rp 1 M dalam Bentuk Dollar, Diduga Diminta Hakim

RABU, 15 DESEMBER 2010 | 17:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Refly Harun kembali mengklarifikasi soal pertemuannya dengan mantan kliennya, Bupati Simalungun JR Saragih di Pondok Indah pada kasus sengketa Pilkada Simalungun sedang ditangani Mahkamah Konstitusi.

"Pertama, saya kesana itu karena diundang. Kedua, tidak masuk akal success fee diminta sebelum perkara diputus," ujar Refly di gedung KPK Jalan HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan usai menyerahkan temuan tim investigasi ke KPK (Rabu, 15/12).

Refly juga membantah bahwa dirinya meminta success fee sebesar Rp 3 miliar. Kalau seandainya, meminta Rp 3 miliar, dia mengaku sudah bisa jalan-jalan ke bulan. "Yang benar, uang success fee itu Rp 200 juta. Itu pun kemudian dipotong hanya menjadi Rp 100 juta," tegas dia.


Namun, pada saat berada di Pondok Indah, dia mendengar soal adanya dana sebesar Rp 3 miliar.

"Waktu di Pondok Indah, saya mendengar soal dana Rp 3 M. Itu diduga diminta hakim. Ujung-ujungnya Rp 1 M dalam bentuk dollar dan uangnya diperlihatkan kepada saya," ungkap dia.

Sebelumnya, pada saat mendatangi MK, JR Saragih mengakui adanya pertemuan dengan Refly Harun di Rumah Sakit Pondok Indah. Refly datang untuk menjenguk ibunya yang sakit.

Namun, Bupati Simalungun ini membantah dalam pertemuan itu dirinya membeberkan adanya permintaan salah seorang hakim MK uang Rp 3 miliar terkait kasus sengketa Pemilukada Simalungun. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya