Berita

Jor­ge Lorenzo

Olahraga

Lorenze jadi Ancaman

Honda Belum Pede Sama Trisula
RABU, 15 DESEMBER 2010 | 06:36 WIB

RMOL. Meski sudah memiliki trisula pe­balap yakni Dani Pedrosa, Ca­sey Stoner dan Andrea Da­vi­zio­so, tim Honda rupanya belum per­caya diri. Tim berlambang sa­yap mengepak itu masih kha­watir pada pebalap Yamaha, Jor­ge Lorenzo.

Hal itu diungkapkan langsung pim­pinan Honda Racing Cor­po­ra­tion (HRC), Shuhei Nakamoto se­perti dikutip MCN. Me­nu­rut­nya, Lorenzo menjadi satu-sa­tunya ancaman bagi Honda un­tuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2011.

“Saya rasa Lorenzo adalah an­caman terbesar bagi Honda,” te­gas Nakamoto di MCN.


Musim lalu, performa Lorenzo cu­kup luar biasa, pebalap asal Spa­nyol yang bertandem dengan Valentino Rossi sukses naik po­dium sebanyak 16 kali dengan sem­bilan kemenangan dari 18 ba­lapan. Bahkan, juara dunia 250cc 2006-2007 itu tidak per­nah finis lebih rendah dari pe­ringkat empat sepanjang musim lalu.

Dengan masuknya pebalap asal Australia, Casey Stoner ke Hon­da, maka persaingan men­ja­di berkurang. Yang tersisa adalah Va­lentino Rossi yang membela Ducati, tetapi performa The Doc­tor masih melempem. Dengan de­­mikian, Lorenzo menjadi batu sandungan yang paling besar bagi Honda.

Meski demikian, Nakamoto ti­dak akan menganggap remeh Rossi yang debutnya bersama Du­cati di laga ujicoba kurang tok­cer. Kehadiran Rossi di Du­ca­ti, kata Nakamoto bisa mem­bang­kitkan prestasi Ducati di MotoGP 2011 dan tetap menjadi an­caman bagi Honda.

“Rossi tetaplah Rossi. Saya pi­kir Jorge, Valentino, Dani (P­e­dro­sa) dan Casey (Stoner) akan menjadi empat rider teratas lagi mu­sim depan,” ujar Nakamoto.

“Dilapis kedua, ada Andrea (Do­­vizioso) dan Marco (Simon­cel­li) yang semakin membaik pe­nam­pi­lannya, dan mungkin di be­­berapa ba­lapan mereka bisa ber­saing me­re­but podium dan bah­kan ke­me­nang­an.” Pung­kas­nya.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya