Berita

mochtar mohammad/ist

WALIKOTA BEKASI DITAHAN KPK

KPK Tak Bebaskan Walkot, Warga Boikot Bantargebang untuk Jakarta

SELASA, 14 DESEMBER 2010 | 14:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Puluhan orang mengepung Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Puluhan orang itu mendesak KPK, agar membebaskan Walikota Bekasi, Mochtar Mohammad, yang sudah ditahan karena kasus korupsi. Massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Cinta Mochtar Mohammad (GMCM) itu juga mengancam KPK.

"Kami meminta Mochtar segera dibebaskan. Kalau dalam 1x24 jam tidak dibebaskan, maka Jakarta akan penuh sampah karena kami akan menutup tempat pembuangan akhir sampah Bantargebang. Kami minta KPK tidak menutup mata dan KPK tidak boleh menindak Mochtar hanya karena fitnah politik," kata Ketua GMCM, David Yahya, kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Selasa, 14/12).


Menurut David, Mochtar sukses membawa Kota Bekasi dengan beragam program. Diantaranya, menanam pohon untuk mengatasi pemanasan global, menyelesaikan masalah HKBP, mendapat piala Adipura, merubah gas metan menjadi tenaga listrik, dan merubah sampah menjadi pupuk sehingga menjadi satu potensi pendapatan daerah.[yan]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya