Berita

Manny Pac­quiao

Olahraga

Pacman Sesumbar Jatuhkan ‘Si Gula’

RABU, 08 DESEMBER 2010 | 00:37 WIB

RMOL. Pemegang sabuk juara kelas welter super WBC asal Filipina, Manny ‘Pacman’ Pacquiao se­sumbar bisa menjatuhkan petinju Amerika Serikat, Sugar Shane Mosley yang akan digelar 16 April 2011 di Las Vegas, AS.

Hal itu ditegaskan penasihat bis­nis Manny Pacquiao, Mike Konz yang memastikan Pacman akan melakukan hal yang tidak bisa dilakukan Miguel Cotto, Winky Wright dan Floyd May­weather yang gagal meng-KO ‘Si Gula’.

“Saya yakin Manny akan me­la­kukan hal yang tidak mampu di­lakukan Mayweather dan la­wan-lawan lainnya kepada Mos­ley. Jika Mayweather mem­bu­tuh­kan 12 ronde penuh untuk me­ngalahkan Mosley. Saya yakin Pacquiao akan lebih cepat menyudahinya,” sesumbarnya.


Sepanjang kariernya, Mosley yang kini berusia 39 tahun belum pernah sekalipun di KO petinju lain. Enam kali kekalahan yang di­derita Mosley semuanya deng­an angka. Hal inilah yang mem­buat banyak petinju pe­na­saran dengannya, hingga meng­ajaknya naik hingga dua kali.

Terakhir, Mosley yang sudah mengantongi 46 kali menang dengan 39 KO, enam kali kalah, dan satu kali seri itu dikalahkan Floyd Mayweather dalam per­tandingan 12 ronde dengan me­nang angka pada Mei 2010 lalu.

“Manny akan menjadi petinju per­tama yang menjatuhkan Mosley,” yakin Konz. “Tiga ron­de awal akan sangat berbahaya buat Manny. Namun, ronde-ron­de berikutnya sepenuhnya menjadi miliknya,” sambungnya lagi.

Kepastian pertemuan Mosley dan Pacquiao akan diumumkan setelah promotor tinju Bob Arum bertemu dengan Manny Pac­quiao di hari ulang tahunnya pa­da pertengahan Desember ini.

Sebelum bertemu dengan Mos­ley, Pacquiao sukses me­nga­lahkan petinju Meksiko, Antonio Margarito dalam pertarungan 12 ronde di Stadion Cowboys, Te­xas pertengahan November lalu.

Dengan kemenangan ini, Pac­quiao sudah mengantongi rekor bertanding 57 kali dengan 52 ke­menangan (38 KOs), 3 kali kalah dan 2 kali seri dengan delapan ge­lar juara dunia berbeda.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya