Berita

Jo­se Mourinho/ist

Olahraga

Rasain! Mou Kena Batunya

KAMIS, 02 DESEMBER 2010 | 02:51 WIB

RMOL.Real Madrid sedang dalam co­ba­an berat. Setelah kalah te­lak dari rivalnya Barcelona da­lam El Classico, kini sang pe­latih dan beberapa pemainnya ba­kal mendapat hukuman dari UEFA terkait insiden di liga Champions.

Disinyalir, Sergio Ramos dan Xabi Alonso diinstruksikan Jose Mourinho agar dengan se­ngaja mendapat kartu merah su­paya absen di matchday ter­akhir saat menghadapi AJ Auxerre, dan bisa tampil di fase knockout dengan komposisi ter­baik, tanpa adanya pemain yang terkena akumulasi kartu.

Meski Mou menyangkal tu­duhan tersebut, namun pihak UEFA telah melakukan in­ves­tigasi dan The Special One me­mang terbukti bersalah. Re­ka­man siaran NOS menunjukkan Mou­rinho berbicara dengan Alonso di pinggir lapangan se­belum menerima kartu kuning kedua.

Sebagai sanksinya, UEFA men­jatuhkan skorsing dua per­tandingan pada Mou. Dilansir The Independent, Rabu (1/12), skorsing pertama bakal Mou ja­lani saat  Auxerre. Sedangkan sisa hukuman satu per­tan­ding­an lagi akan ditunda untuk tiga tahun mendatang. Tak hanya itu, bekas pelatih Inter Milan ini juga didenda 40 ribu Euro (Rp 469 juta).

“Pelatih klub dari Spanyol, Jo­se Mourinho, diskors dari ke­gia­tan melatih di dua per­tandingan kompetisi UEFA. Di mana pertandingan kedua akan ditangguhkan untuk masa per­cobaan selama tiga tahun,” demikian pernyataan resmi dari UEFA.

Sementara Ramos dan Alon­so masing-masing diharuskan mem­bayar denda 20 ribu Euro (Rp 234 juta), dan hanya men­ja­lani skorsing satu per­tan­dingan yakni saat melawan Auxerre.

Dua kiper Madrid yang di­du­ga juga terlibat dalam me­nyampaikan pesan Mourinho pada Ramos dan Alonso, yakni Iker Casillas dan Jerzy Dudek, juga tidak dilepas dari den­da. Casillas diwajibkan membayar 10 ribu Euro (Rp 117 juta), se­dangkan Dudek ‘ha­nya’ 5000 Euro (Rp58,6 juta). Pihak Madrid diberi kesempatan un­tuk meng­aju­kan banding da­lam waktu tiga hari ke depan. [RM]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya